TNI mengibarkan Bendera Merah Putih raksasa di Gunung Cot Khan Halimon, Tiro, Kabupaten Pidie. Sang saka merah dikibarkan melalui upacara puncak peringatan HUT Republik Indonesia ke 70 bersama warga, Senin (17/8/2015).

Gunung Cot Khan merupakan lokasi Muhammad Hasan di Tiro mendeklarasikan Aceh Merdeka pada 4 Desember 1976. Dari sinilah Hasan Tiro pertama kali mengobarkan perang kepada Pemerintah Indonesia selama 30 tahun, yang dinilai tak adil terhadap Aceh.

Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda, Kolonel Machfud mengatakan, pengibaran bendera di lokasi bekas markas Hasan Tiro itu atas inisiatif masyarakat, dalam rangka HUT RI. “Tidak ada simbol apa-apa, itu inisiatif masyarakat,” katanya kepada wartawan usai upacara memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh.

Menurutnya, upacara pengibaran bendera di Gunung Cot Khan Halimon digelar pagi tadi, bersamaan dengan upacara peringatan HUT RI di Lapangan Blang Padang. Upacara dihadiri TNI bersama masyarakat. “Irupnya masyarakat,” ujarnya.

Bendera merah putih yang dikibarkan dalam upacara di sana berukuran 20×25 meter. Biaya pembuatan bendera itu diperkirakan mencapai Rp 25 juta.

Menurut informasi dihimpun, pengibaran bendera di Gunung Cot Khan Halimon diputuskan setelah Komandan Korem Lilawangsa, berdiskusi dengan mantan petinggi Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Eks Menteri Pertahanan GAM, Zakaria Saman kemudian mempersilakan pengibaran bendera di lokasi titik awal kebangkitan GAM itu.

Menurutnya setelah perdamaian, Aceh sudah kembali jadi bagian Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jauh hari sebelum 17 Agustus, prajurit TNI bersama masyarakat bergotong royong membuka jalan dan membersihkan ke lokasi. Kemudian mengangkut segala keperluan upacara seperti tiang dan bendera raksasa.

Sepanjang jalan menuju lokasi tersebut juga dipasang Bendera Merah Putih. Lokasi pengibaran merah putih raksasa ini diperkirakan membutuhkan waktu tiga jam jalan kaki dari pemukiman Tangse. [okz]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY