Pacuan Kuda Tradisional Gayo Sampai 23 Agustus

840
pacuan kuda

Acehraya.co.id – Bupati Aceh Tengah Nasaruddin secara resmi membuka pacuan kuda tradisional Gayo memeriahkan HUT Ke-70 RI di lapangan HM Hasan Gayo, belang Bebangka kecamatan Pegasing Aceh Tengah pada hari Senin, 17 Agustus 2015, hanya beberapa jam setelah orang nomor satu di Aceh Tengah itu menghadiri upacara bendera Merah Putih.

Dalam acara yang juga turut dihadiri Wakil Bupati Khairul Asmara, Sekda Taufik, Ketua DPRK Muchsin Hasan serta sejumlah unsur pimpinan daerah, Nasaruddin mengatakan pacuan kuda tradisional merupakan pesta rakyat Gayo yang kini mulai dikenal, tidak saja oleh masyarakat Aceh Tengah, tetapi juga luar daerah. “Banyak yang datang ke lapangan ini berasal dari luar daerah, karena pacuan kuda tradisional Gayo sudah dikenal secara luas”, ujarnya.

Nasaruddin meminta agar semua pihak, terutama panitia penyelenggara dapat berbuat banyak agar pesta rakyat tahunan tersebut dapat berlangsung dengan tertib, aman dan nyaman.

Khusus bagi keselamatan joki yang rata-rata masih berusia muda, mantan penyuluh pertanian tersebut meminta agar tim medis selalu siap siaga meskipun kecelakaan yang menimpa para joki terhitung jarang terjadi.

Seperti tahun lalu, pacuan kuda tradisonal Gayo memeriahkan HUT RI ke-70 diikuti oleh tiga kabupaten serumpun, yaitu Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues dan direncanakan berakhir pada 23 Agustus 2015, bersamaan dengan berakhirnya Expo Ternak 2015 yang juga berlangsung di tempat yang sama.

Kadis Pemuda dan Parpora Aceh Tengah, Amir Hamzah mengatakan secara keseluruhan kuda yang diperlombakan dari ketiga kabupaten serumpun tersebut berjumlah 330 ekor kuda. “Ada 330 ekor kuda yang ikut perlombaan.”

Sebanyak 198 kuda berasal dari Aceh Tengah, 89 kuda dari Bener Meriah, serta 43 dari Gayo Lues. Kata Amir, kuda-kuda yang diperlombakan memiliki kualitas lebih baik dibanding tahun sebelumnya karena telah melalui proses ukur oleh tim teknis, disaksikan pemilik dan koordinator masing-masing dalam menentukan kelas yang diikuti. [AW]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY