Acehraya.co.id – Balai Besar Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) bekerja sama dengan Polda Aceh untuk menangkap perambah hutan di Sumut dan Aceh. (BBTNGL) bekerja sama dengan Polda Aceh untuk menangkap perambah hutan di Sumut dan Aceh.

“Saya akui tekanan terhadap kawasan TNGL saat ini yang menjadi sorotan dunia adalah perambahan, ilegal logging, perburuan satwa liar dan rencana pembangunan jalan dalam kawasan. Hasil sidang komite ke-39 Warisan Dunia di Bonn tetap memasukan TNGL warisan dunia yang dalam bahaya,” ucap Kepala BBTNGL, Andi Basrul usai pendatanganan kerja sama, di Medan, Jumat (21/8).

Kata dia, hasil sidang komite meminta Pemerintah Indonesia agar memberikan informasi lebih lanjut tentang langkah-langkah yang diambil untuk pelaksanaan penegak hukum. Ia menjelaskan, pengelolaan kolaboratif, terutama terkait pengamanan kawasan hutan TNGL merupakan salah satu langkah nyata BBTNGL dan Polda Aceh dalam kerja sama ini.

Menurut Andi, BBTNGL selaku pemangku kawasan tidak bisa bekerja sendirian, peran para mitra dalam pengelolaan kolaboratif sangat diharapkan.

“Kerja sama dengan Polda Sumut merupakan langkah yang tepat dalam upaya pengamanan kawasan yang menjadi warisan dunia. Karena kawasan itu memiliki nilai-nilai universal, baik sekarang dan masa mendatang, peran mitra yang lain termasuk media dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat membantu dalam upaya penyelamatan TNGL,” tandasnya.

Kapolda Aceh Irjen Pol Husen Hamidi mengatakan, Polda Aceh siap bekerja sama dengan BBTNGL untuk mengatasi masalah perambahan hutan di Aceh. [mdb]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY