Daya Beli Masyarakat Turun, Pedagang Di Banda Aceh Kena Imbasnya

477
Pertumbuhan ekonomi yang lambat membuat daya beli masyarakat menjadi turun ©acehraya.co.id

Acehraya.co.id –  Melambatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia sejalan dengan daya beli masyarakat turun. Tak terkecuali Pedagang sembako yang berada di Banda Aceh juga kena imbasnya.

Daya beli (purchasing power) masyarakat belum siuman seperti tahun lalu. Ini menyebabkan pertumbuhan ekonomi (PE) nasional diprediksi tetap sulit menyentuh angka  5 persen pada triwulan II  Tahun 2015.

Seperti disampaikan Sofyan (31), salah satu pedagang sembako yang berada di kawasan Lamlagang, Banda Aceh. Ia menjelaskan, selama 1 bulan terakhir daya beli masyarakat turun akibat ekonomi global yang lemah, dampaknya ke ekonomi kita juga lambat.

“Memang untuk 1 bulan terakhir ini daya beli masyarakat agak sedikit menurut daripada biasanya. Padahal pada bulan-bulan sebelum lebaran idul fitri, kami sebagai pedagang sembako bisa mendapat omzet kotor sampai Rp 800.000 sehari, tapi sekarang hanya Rp350-450 ribu sehari” ujar Sofyan yang akrab dipanggil Iyan Cek do kepada acehraya.co.id.

Penurunan yang dia alami adalah hampir 50 persen dari sebelumnya. Padahal menurutnya harga untuk kebutuhan sembako tetap stabil alias tidak ada kenaikan harga “Harga yang kami jual tetap stabil. Tapi menurut saya, memang ekonomi masyarakat sekarang sedang susah” ucapnya.

Meskipun barang dagangan yang dijualnya tetap laku di beli oleh masyarakat, namun perputaran ekonomi sekarang sedikit melambat. “kalau barang kebutuhan pokok tetap laku, namun lakunya agak lambat. Yang penting bersyukur aja lah” ujarnya kepada acehraya.co.id.

Menurut Sofyan, salah satu pemicu dari menurutnya daya beli masyarakat adalah kurangnya kebijakan politik anggaran (APBA) yang masih keliru, padahal aceh begitu melimpah akan uang. “Aceh itu sebenarnya kaya, semua uang melimpah di Aceh. Namun, pemerintahnya saja yang kurang cermat dalam mengelola uang. Apalagi Dana OTSUS Aceh tahun ini Rp 7,05 Triliun. Tapi, manfaatnya belum dapat kami rasakan” ujarnya.

“Ya harapan kami sebagai pedagang, semoga pemerintah dapat segera memperbaiki ekonomi yang lambat ini. Kalau proyek-proyek dari pemerintah jalan, maka penghasilan masyarakat juga akan bertambah. Dan dengan sendirinya, daya beli masyarakat juga akan meningkat” tutupnya kepada acehraya.co.id. [cb]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY