Pantai Syiah Kuala, Meskipun Kurang Perhatian Pemerintah Namun Tetap Menjadi Pilihan Warga

846
Pantai Syiah Kuala ramai dipadati pengunjung pada minggu sore (30/8). Selain tempatnya yang nyaman juga menjadi tempat untuk menikmati sunset. (Fathul Bashair)

Acehraya.co.id – Suasana tampak ramai pada minggu sore (30/8) di pantai Syiah Kuala, Banda Aceh. Para pengunjung yang datang ke pantai ini bukan hanya para laki-laki dan wanita saja, namun juga ramai yang datang dengan membawa serta keluarganya.

Teriakan senda gurau anak-anak menghiasi senja di Pantai Syiah Kuala, Desa Deah Raya, Banda Aceh, Minggu (30/8/2015).

Pantai yang tepat berada di depan Makam Syiah Kuala menjadi pilihan orang tua untuk membawa anak-anaknya berlibur. Selain tempatnya yang nyaman, pantai ini juga tempat yang pas untuk sekedar menikmati matahari terbenam (sunset) di sore hari.

Anak-anak bermain di Pantai Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (30/8). (Fathul Bashair)
Anak-anak bermain di Pantai Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu (30/8). (Fathul Bashair)

Pantauan Acehraya.co.id ratusan masyarakat tampak menikmati semilir angin, dan deburan ombak yang saling bersahutan menemani keriangan anak-anak yang seakan tak ingin beranjak dari asyiknya bermain air. “Ini menjadi pilihan lain untuk berlibur, selain ke pantai Lhok Nga, Lampuuk, dan Ulee Lheue. Anak-anak juga bisa lebih leluasa bermain karena ada bendungan yang pas untuk anak-anak,” kata Warga Fathul warga Kp. Ateuk kepada Acehraya.co.id.

Para pedagang yang berjualan disekitar Pantai Syiah Kuala, Banda Aceh. (Fathul Bashair)
Para pedagang yang berjualan disekitar Pantai Syiah Kuala, Banda Aceh. (Fathul Bashair)

Selain itu, di sekitar lokasi juga tersedia berbagai makanan dan minuman dari para pedagang yang berjualan disekitar pantai Syiah Kuala. Tampak beberapa warga juga membawa bekal dari rumah untuk disantap bersama keluarga sambil anak-anaknya bermain.

Namun sayangnya pantai ini seperti kurang medapat perhatian dari pemerintah setempat. Banyak sampah yang memenuhi bibir pantai Syiah Kuala seperti sampah kayu, sampah plastik dan sampah bekas kemasan makanan. Rizwan, salah satu pengunjung pantai tersebut mengaku risih dengan sampah-sampah yang berserakan tersebut.

Hasil pantaun Acehraya.co.id, Sepanjang jalan menuju pantai Syiah Kuala meskipun ada beberapa tempat sampah yang disediakan oleh warga sekitar, namun tetap masyarakat lebih memilih membuah sampah dijalanan daripada membuang sampah ke tempat sampah yang tersedia.

“Padahal pantainya bagus, tapi masih banyak sampah yang berserakan. Coba saja kalau ga ada sampah di pantai Syiah Kuala ini, pasti makin ramai yang datang setiap hari minggu”. Ungkap Rizwan.

Ia juga mengaku di sepanjang Jalan Syiah Kuala masih banyak sampah yang berserakan. “Pejalan kaki seperti kami ini akan sangat terganggu dengan bau beberapa sampah yang mulai membusuk,” sambungnya.

Beberapa pengunjung juga mengharapkan pengelola yang baik dari pemerintah setempat agar suasana pantai Syiah Kuala menjadi lebih indah dari para tumpukan sampah yang berserakan. “Semoga pemerintah dapat mengelola pantai Syiah Kuala ini dengan baik. Sehingga secara tidak langsung dengan pengelolaan yang baik, juga akan menambah sumber pendapat warga sekitar yang berada di sekitar Pantai Syiah Kuala”. Tutup Rizwan kepada Acehraya.co.id.

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY