Korban Selamat Kapal TKI Didominasi Warga Aceh

352
Petugas mengangkut korban kapal tenggelam. (Foto: Reuters)

Acehraya.co.id – Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal, pada hari ini melaporkan informasi terbaru yang didapat dari Satuan Tugas KBRI Kuala Lumpur dan otoritas Malaysia terkait kasus kapal pengangkut tenaga kerja Indonesia (TKI) yang tenggelam di Perairan Sabak Berenam.

Berdasarkan informasi terbaru, sebanyak 19 orang yang berhasil diselamatkan didominasi TKI dari Aceh.

“Total saat ini ada 19 orang yang dilaporkan selamat. Dari jumlah tersebut, komposisinya terdiri dari 10 orang dari Aceh, dua orang dari Sumatera Utara, satu dari Sumatera Barat, dan tiga dari Surabaya,” ujar Direktur PWNI dan BHI Kemlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, ketika ditemui wartawan, di Jakarta, Jumat (4/9/2015).

“Sementara itu, tiga orang lainnya terindikasi kuat warga negara Indonesia (WNI). Namun, kita belum mendapat informasi mengenai daerah asalnya,” sambungnya.

Pria yang akrab disapa Iqbal itu menambahkan, sejauh ini penyebab tenggelamnya kapal tersebut diduga kuat karena kelebihan muatan. Sebab saat itu kondisi cuaca dilaporkan cerah.

Dari informasi terbaru yang dikeluarkan Tim SAR Malaysia, sebanyak 15 TKI dilaporkan tewas. Sementara korban yang berhasil diselamatkan sebelumnya berjumlah 20 orang telah dikoreksi menjadi 19 orang.

Dari 15 orang yang tewas, terdiri dari 14 perempuan dan satu laki-laki. Sedangkan dari 19 orang yang selamat terdiri dari 18 laki-laki dan satu perempuan.

Hingga kini Satgas KBRI Kuala Lumpur terus melakukan koordinasi dengan otoritas Malaysia untuk melakukan upaya identifikasi korban yang meninggal maupun yang berhasil diselamatkan. [okezone]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY