Teuku Muzziburrahman : Aceh Clothing Festival 2015 Bertemakan “Fashion In Diversity”

986
Teuku Muzziburrahman, Ketua Aceh Clothing Festival 2015 sekaligus owner brand fashion "Kapalo I Love Aceh" (Hijrah Saputra/hijrahheiji.blogspot.co.id)

Acehraya.co.id – Para pengusaha muda Aceh yang terhimpun dalam komunitas Aceh Clothing Familia akan kembali menggelar event tahunan mereka yang kedua, untuk memperkenalkan brand pakaian milik mereka dalam acara bertajuk Aceh Clothing Festival 2015 akhir oktober 2015.

Saat Acehraya.co.id mencoba mewawancarai Teuku Muzziburrahman disela-sela kesibukan sebagai ketua Aceh Clothing Festival 2015, Muji yang lebih akrab disapa mengatakan bahwa pada event kali ini akan bertemakan “Fashion In Diversity”.

“Untuk event tahun ini, kami mengambil tema “Fashion In Diversity”. Meskipun didalam komunitas Aceh Clothing Familia terdiri dari berbagai aliran fashion, namun tetap berdiri di dalam satu wadah. Jadi, meskipun Aceh Clothing Familia terdiri dari beragam jenis fashion, tapi tetap satu untuk memajukan clothing brand lokal (Aceh)”, ujar Teuku Muzziburrahman.

Selain menjadi ketua Aceh Clothing Festival 2015, Teuku Muzziburrahman juga merupakan pemilik brand fashion asal Aceh yaitu “Kapalo I Love Aceh”, menambahkan bahwa pada event kali ini akan ada beberapa kegiatan yang baru.

“Insya Allah, pada Aceh Clothing Festival 2015 akan ada kegiatan yang baru tahun ini dilaksanakan. Seperti talkshow yang akan diisi oleh para narasumber yang memang sudah berpengalaman dibidangnya masing-masing. Baik itu dibidang bisnis, fashion, design maupun lainnya”, tambah Teuku Muzziburrahman kepada Acehraya.co.id.

Menurut Teuku Muzziburrahman, akan ada 30 brand fashion lokal (Aceh) yang akan mengisi stand pada event Aceh Clothing Festival 2015 kali ini. Dimana 18 brand berasal dari Aceh Clothing Familia dan sisanya berasal dari luar komunitas, seperti brand fashion yang berasal dari Lhokseumawe, Langsa dan lainnya.

“Secara signifikat, pada event Aceh Clothing Festival 2015 kali ini tidak ada perubahan seperti tahun lalu. Namun kali ini, kami ingin lebih meningkatkan brand awareness fashion itu sendiri. Karena menurut kami, kita sebagai pengusaha dibidang fashion harus lebih mengerti tentang pendidikan brand itu apa”, ungkap Teuku Muzziburrahman.

Ketika Acehraya.co.id, menanyakan tentang cara bagaimana para pengusaha muda Aceh untuk memperkenalkan brand lokal kepada masyarakat Aceh yang khususnya lebih memilih produk fashion brand luar dari pada brand lokal.

“Kami dari pihak Aceh Clothing Familia tak henti-hentinya meng-kampanyekan penggunaan brand lokal kepada konsumen. Padahal, kalau dari segi kualitas, design dan harga, brand lokal yang kita produksi sama atau bahkan lebih baik dari brand luar”, ujar Muji.

Terakhir harapan Teuku Muzziburrahman kepada seluruh pengusaha brand fashion lokal dari Aceh, untuk terus mengembangkan kreatifitas ataupun design brand yang akan dipasarkan. Dengan begitu, daya beli konsumen juga akan meningkat.

“Ayo belilah produk lokal. Dengan membeli produk lokal, maka daya saing dari brand fashion lokal akan meningkat. Dan konsumen pun akan mulai mencintai produk-produk yang berasal dari lokal. Meskipun pada akhirnya, kualitas dan kreatifitas tetap diutamakan”, tutup Teuku Muzziburrahman kepada Acehraya.co.id.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY