Setelah Musibah Crane, Giliran Hotel Jamaah Haji Indonesia Yang Kebakaran

501
Petugas pemadam kebaran sedang memadamkan api di Hotel Hotel Sakaf al Barakah, Mekkah, Arab Saudi.

Acehraya.co.id – Musibah kembali melanda jamaah haji yang saat ini berada di Makkah, Arab Saudi. Setelah insiden jatuhnya crane di masjidil haram beberapa waktu lalu yang memakan korban lebih dari 100 jamaah haji, kali ini sebuah hotel tempat menginap jamaah haji Indonesia dikabarkan mengalami kebakaran.

Api yang muncul di sektor 4 , rumah 403 lantai delapan Hotel Sakaf al Barakah di Wilayah Aziziyah, Makkah, Arab Saudi itu disebabkan oleh rice cooker (alat pemasak nasi) yang lupa dimatikan.

Sekira 1.000 orang jemaah Haji dari Asia terpaksa diungsikan setelah hotel yang mereka tempati di Kota Makkah, dilanda kebakaran. Demikian dilaporkan oleh Badan Keamanan Sipil Arab Saudi.

Laporan yang dilansir The Straits Times, Kamis (17/9/2015), menyebutkan petugas pemadam kebakaran berhasil menyelamatkan dua orang jemaah yang terluka akibat kebakaran di hotel berlantai delapan yang tidak disebutkan namanya.

Pemilik kamar yang dikonfirmasi sebagai seorang jamaah haji asal Kediri, Jawa Timur memasak nasi sebelum pergi beribadah ke Masjidil Haram dan bermaksud untuk makan sepulang umrah. Akan tetapi rice cooker yang ditinggalkan tersebut malah menyebabkan kebakaran.

“Peristiwa kebakaran terjadi jam 23.30 di kamar nomor 810. Penyebabnya adalah seorang jamaah memasak nasi dengan rice cooker lalu terlupa dan ditinggal pergi ke Masjidil Haram, sehingga kemudian terjadilah kebakaran,” demikian keterangan dari Kepala Daerah Kerja Makkah Arsyad Hidayat, Kamis (17/9/2015).

Selain dua orang jamaah asal Solo yang mengalami sesak nafas, tidak ada korban lain dalam peristiwa yang terjadi di pemondokan yang menampung 1024 orang jemaah haji tersebut. Jamaah langsung dievakuasi ke Hotel Holiday Inn dan saat ini sudah dapat kembali ke hotel asal mereka.

Namun, karena lantai delapan Hotel Sakaf masih belum boleh dihuni, jamaah yang tinggal di sana dipindahkan sementara waktu ke hotel baru di wilayah Mahbas Jin.

Saat ini Mekkah sendiri memang tengah dibanjiri oleh jamaah haji dari seluruh dunia. Diperkirakan dua juta orang akan memandati Mekkah dalam beberapa hari ke depan, dimana jumlah jamaah haji terbesar berasal dari Indonesia. [cb]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY