Harga Daging Megang di Banda Aceh Rp 140.000-150.000,- per kilogram

385
Pasar daging musiman yang dibuka dikawasan pasar penayong hari ini (22/09). Harga daging saat ini mencapai 140.000/kg bahkan ada yang menjual hingga 150.000 / kg. (RRI)

Acehraya.co.id – Meskipun lokasi penjualan daging Megang di Banda Aceh pada hari pertama  terlihat tidak begitu ramai, namun antusias warga untuk membeli daging tetap ada kendati harga daging tergolong tinggi.

Pantauan RRI di lokasi pasar daging musiman yang dibuka dikawasan pasar penayong Banda Aceh Senin (22/09), memang tidak begitu banyak dikunjungi oleh warga Banda Aceh seperti ketika megang puasa dan megang menjelang hari raya Idhul Fitri. apakah ini disebabkan karena harga daging Megang yang dijual dengan harga Rp 140 ribu sampai dengan Rp 150.000 perkilogram, atau karena Megang menyambut Hai Raya Idhul Adha (Hari raya Kurban)

Beberapa penjual daging yang ditemui RRI diantaranya Bukhari yang merupakan penjual daging yang pada hari hari biasa mangkal di Pasar daging Penayong Kota Banda Aceh ini mengatakan, harga daging saat ini mencapai 140.000/kg bahkan ada yang menjual hingga 150.000 / kg.

Penyebab harga daging dijual seharga itu, dijelaskannya “Mengingat harga ternak baik sapi maupun kerbau saat ini juga mahal, dan kalau dibandingkan dengan harga jual daging yang ditetapkan ini, untuk mendapatkan keuntungan juga sangat sulit, namun karena ini adalah kegiatan tahunan yang juga harus mereka lakukan untuk memenuhi kebutuhan daging megang bagi masyarakat, jadi  harga jual juga harus diimbangi dengan modal pembelian ternak sapi atau kerbau, jelas Bukhari.

Dan harga itu bukan harga pukul rata, tetapi untuk daging seharga 140.000/kg atau ada yang sampai 150.000/kg yang mereka jual merupakan daging yang masuk dalam katagori Daging nomor 1, disamping itu ada harga daging nomor 2 atau daging yang kualitasnya sedikit beda yang harganya juga sedikit lebih murah yaitu Rp.100.000/kg sampai Rp.120.000/kg, dan harga ini nilainya sama dengan harga daging nomor 1 disaat dijual di hari hari biasa. [rri]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY