Tiga Seniman Indonesia Ramaikan Pasar Hamburg di Jerman

341
Foto: Istimewa

Acehraya.co.id – Pasar Hamburg yang digelar rutin setiap tahun di Jerman kali ini terasa lebih istimewa. Karena ada 3 sastrawan yang hadir menjadi pembicara diskusi tentang Bali.

Pasar itu merupakan bazaar Indonesia terbesar di Jerman yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Acara itu juga menjadi ajang sosialisasi Indonesia yang akan menjadi Tamu Kehormatan di Frankfurt Book Fair 2015 pada 14-18 Oktober mendatang.

Dalam siaran pers yang diterima detikcom, Senin (28/9/2015), Pasar Hamburg berlangsung pada 26-27 September 2015 di Museum für Völkerkunde Hamburg. Tiga Sastrawan Indonesia, Putu Oka Sukanta, Oka Rusmini dan Cok Sawitri menjadi pembicara pada diskusi bertema “Bali Kini”.

Dalam diskusi ini ketiga sastrawan menyatakan sikap menolak reklamasi Bali yang dapat mengakibatkan kerusakan lingkungan dan mengancam kelestarian tradisi setempat.

Selain mendiskusikan isu-isu sosial di Bali, ketiga sastrawan juga akan melakukan pembacaan karya-karya mereka. Ini sekaligus juga merupakan sarana promosi dan ‘pemanasan’ bagi ketiga sastrawan ini yang juga akan tampil di Frankfurt Book Fair mendatang.

Putu Oka Sukanta adalah sastrawan dan aktivis kemanusiaan yang produktif. Pernah menjadi tahanan politik di masa orde baru, tak menyurutkan langkahnya. Buku-bukunya telah diterjemahkan antara lain ke dalam Bahasa Inggris, Prancis dan Jerman. Oka Rusmini adalah novelis dan wartawan yang terkenal vokal dalam mendobrak tabu dan menyuarakan suara kaum tertindas. Sementara Cok Sawitri adalah seorang seniman serba bisa, penulis novel, puisi, penari dan penampil yang aktif menyuarakan isu-isu sosial melalui karya-karyanya.

“Salah satu misi dari Komite Nasional adalah menampilkan Indonesia sebagai bangsa yang berpikiran matang dan terbuka. Terbukti dari isi karya sastra kita bebas dalam berekspresi, membutikan kita mampu belajar dari keberhasilan maupun kegagalan sekalipun.” kata Ketua Komite Pameran, Pertunjukan dan Seminar, Slamet Rahardjo.

Para seniman komik Indonesia juga memeriahkan acara ini yaitu Haryadhi (ilustrator komik Setan Jalanan), Ariela Kristantina (komikus Marvel), Ockto Barimbing (komikus peraih International Manga Award), Imansyah Lubis (pengamat komik). Dalam kesempatan ini, mereka berkesempatan memperkenalkan karakter komik dan berinteraksi dengan para seniman komik setempat.

Penyanyi dan penari kenamaan asal Bali, Ayu Laksmi tampil di Pasar Hamburg. Grup musik Suara Sama yang menciptakan komposisi-komposisi baru dengan dasar teknik (nada dan irama) dari berbagai tradisi musik di dunia seperti Timur Tengah dan India lalu memadukannya dengan musik nusantara. Lirik-lirik lagu yang dibawakan Suara Sama merupakan interpretasi dari syair-syair lama seperti karya Hamzah Fansuri dari Aceh.

Kehadiran para sastrawan dan seniman kita di Pasar Hamburg ini diharapkan dapat membuat masyarakat Jerman semakin antusias menyambut penampilan Indonesia di Frankfurt Book Fair 2015 mendatang. [detik]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY