Di Indonesia Jadi GMFERT, Karena Harimau Juga Perlu Dilindungi

898
Menurunnya populasi harimau di Indonesia, membuat gerakan dunia GMFER menjadi Global March for Elephant, Rhino and Tiger (GMFERT) di Indonesia. (Genggam Indonesia/Xstreamworld)

Acehraya.co.id – Berbagai instansi pemerintah, swasta, lembaga, komunitas, dan masyarakat akan menggelar aksi long march dengan tema “GMFERT-Global March for Elephant, Rhino and Tiger” untuk peduli terhadap perlindungan satwa yang dilindungi, pada 3 Oktober 2015 di Banda Aceh.

Tak hanya mengangkat isu tentang menurunnya populasi gajah dan badak didunia, aksi long march GMFERT di Banda Aceh juga akan mengkampanyekan penyelamatan harimau Sumatera. Dimana, menurut Nanda Mariska, isu tentang penyelamatan harimau juga termasuk isu yang harus dikampanyekan.

“Karena di Indonesia memiliki satwa yang dilindungi lainnya yaitu Harimau. Oleh sebab itu, gerakan dunia aksi GMFER menjadi Global March for Elephant, Rhino and Tiger (GMFERT) di Indonesia”, ujar Nanda Mariska selaku Humas GMFERT Aceh.

Saat Acehraya.co.id menghubunginya via telepon, Nanda Mariska mengatakan, perlunya dukungan berbagai elemen masyarakat untuk peduli dengan satwa yang dilindungi sangat dibutuhkan, demi keseimbangan keanekaragaman hayati Indonesia di masa mendatang.

“Mengingat terus menurunnya populasi satwa yang dilindungi, maka sangat diperlukan dukungan dari berbagai semua pihak. Intinya kita (GMFERT) ingin mengampanyekan penyelamatan berbagai satwa yang dilindungi didunia. Ini semua demi anak cucu kita kedepannya. Kalau bukan kita, siapa lagi”, ungkap Nanda Mariska.

Hal senada juga ditambahkan oleh Cut Ervida Diana, menurutnya Penurunan populasi satwa langka di Asia sudah memasuki tahap kritis. “Di Indonesia, jumlah harimau Sumatera hanya tersisa kurang dari 400 ekor, meski langkah pemerintah untuk menaikkan populasi harimau sudah dimulai sejak 2010 lalu”, tambahnya selaku koodinator GMFERT Aceh.

Saat ditanya oleh Acehraya.co.id mengenai sejauh mana persiapan mengenai Aksi “GMFERT-Global March for Elephant, Rhino and Tiger” di Banda Aceh, Cut Ervida mengatakan bahwa dirinya sudah siap untuk melaksanakan aksi tersebut dengan mengandeng puluhan komunitas di Aceh.

“Insya Allah, yang akan ikut “GMFERT-Global March for Elephant, Rhino and Tiger” pada 3 Oktober 2015 di Banda Aceh, akan ada dari berbagai elemen masyarakat, instansi, lembaga dan komunitas. Karena ini acara global, makanya kita mengajak semua orang untuk ikut peduli kepada satwa seperti gajah, badak dan harimau”, tutup Cut Ervida Diana. [cb]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY