Pesan PEMIRA ESA Untuk BEM FKIP Unsyiah

719
Suasana proses PEMIRA (Pemilihan Raya) yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Syiah Kuala, berlangsung aman dan tertib. (Oga Umar Dhani)

Acehraya.co.id – Himpunan mahasiswa FKIP prodi pendidikan bahasa Inggris yang bernama ESA (English Student Association) sukses melaksanakan Pemira (Pemilihan Raya) dalam mencari posisi yang akan menjabat sebagai ketua umum dan sekretaris umum ESA. Kegiatan ini di bawah naungan tim KPR (Komisi Pemilihan Raya) yang di ketuai oleh Wanharlingga.

Sebelumnya bakal calon ketum dan sekum ESA sudah melewati berbagai tahapan, diantaranya, pendaftaran bakal calon, masa kampanye, debat kandidat, masa tenang hingga hari pemilihan tiba. Setelah melewati seleksi berkas dan lulus syarat untuk mencalonkan diri dapatlah dua kandidat.

Kandidat nomor satu adalah pasangan Muhammad Rizal dan Zulfahmi Rizki dan kandidat nomor dua adalah pasangan Zia Shah Reza dan Angga Bagastama. Kedua kandidat ini layak untuk menjadi calon ketum dan sekum ESA yang telah diakui oleh KPR. Keduanya pun gencar mencari dukungan dari Warga (sebutan untuk seluruh mahasiswa prodi bahasa Inggris) dengan cara melakukan kampanye-kampanye baik melalui cetak juga media sosial. Masa kampanye yang berlansung damai tanpa ada kericuhan antar kedua pendukung.

DSC_0090
Panitia PEMIRA ESA 2015 saat penghitungan suara di Gedung Fkip Unsyiah (Oga Umar Dhani)

Setelah melewati beberapa proses baru dilakukan proses pemilihan yang berlangsung pada tanggal 30 September 2015 bertempat di gedung FKIP Unsyiah. Dalam pemilihan kali ini ada 200 suara yang diperebutkan oleh kedua kandidat. Dan akhirnya pada penghitungan suara terpilihlah kandidat nomor satu sebagai ketum dan sekum ESA periode 2015-2016 (Muhammad Rizal dan Zulfahmi Rizki) dengan perolehan 153 suara.

Ketua KPR, Wanharlingga mengatakan mulai dari proses pencalonan, masa kampanye, hingga pemilihan pada hari ini berjalan dengan lancar, aman dan tertib.“Pemilihan ini berjalan lancar, aman dan tertib. Karena disini kita bukan bersaing, kita adalah keluarga, dan diantara keluarga ini ada yang terbaik”, katanya.

Burhanuddin selaku PJS ESA mengatakan “Suksesnya Pemira ESA seharusnya bisa menjadi tolak ukur tersendiri bagi BEM FKIP, mengingat BEM FKIP telah beberapa kali melaksanakan Pemira tetapi sampai hari ini belum berhasil melahirkan sosok pemimpin untuk BEM. Jika ESA mempersiapkan Pemira hanya butuh waktu satu bulan, tapi BEM FKIP sudah dari tahun 2014 sampai September 2015 belum juga ada titik terangnya.”

“Semoga dengan keberhasilan Pemira ESA ada upaya dan tindakan baru yang dilakukan pihak FKIP untuk kebaikan BEM kedepannya dan untuk warga ESA semoga tambah kompak dan sukses”, Tutupnya. [Oga]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY