Presiden Buka PIN Dan TTG Nasional 2015, Penginapan Di Banda Aceh Penuh

499
Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, menjadi tempat berlangsung event PIN dan TTG Nasional 2015 (Dishubkominfo Banda Aceh)

Acehraya.co.id – Presiden Joko Widodo direncanakan akan membuka Pekan Inovasi (PIN) Perkembangan Desa/Kelurahan Nasional I dan TTG Nasional XVII tahun 2015 di Stadion Harapan Bangsa Lhoong Raya, Banda Aceh, Kamis (8/10).

“Kegiatan PIN Desa dan TTG (teknologi tepat guna) ini dijadwalkan akan dibuka oleh bapak Presiden,” kata Wakil Ketua Panitia Muzakkar kepada wartawan di Banda Aceh.

Menurut dia, kegiatan tingkat nasional yang diselenggarakan di Provinsi Aceh dari 7-12 Oktober itu akan diikuti oleh seluruh provinsi dan lembaga di Tanah Air.

“Salah satu hasil yang diharapkan adalah menjadi stimulus bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan kinerja optimalnya dalam mengelola dan memberdayakan masyarakat desa,” katanya.

Sekretaris Panitia Zulkifli HS mengatakan pihaknya saat ini masih menunggu konfirmasi terhadap kepastian orang nomor satu itu datang ke Provinsi Aceh.

“Kita masih menunggu juga kepastian sebab bisa saja Bapak Presiden langsung hadir untuk membuka PIN dan TTG di Aceh,” kata Zulkifli yang juga Kepala BPM Aceh.

Sementara itu Direktur evaluasi Perkembangan Desa pada Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa pada kemendagri, Eko Prasetyanto mengatakan sesuai surat kemaren akan hadir Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

“Yang sudah pasti Bapak Mendagri Tjahjo Kumolo akan hadir di Aceh pada Rabu (7/10),” katanya. [wol/ant]

Penginapan di Banda Aceh Penuh

Ribuan tamu luar daerah memadati Banda Aceh dalam rangka Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan Nasional dan Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Nasional 2015 yang akan diselenggarakan 7-12 Oktober di Kota Banda Aceh.

Kedatangan tamu luar daerah yang berasal dari hampir seluruh provinsi di Indonesia itu membuat tempat penginapan sejak 4 Oktorber penuh (full booked).

Tak hanya penginapan, tiket pesawat juga mencapai isian hingga 100 persen untuk sepuluh hari mendatang.

General Manager Hip Hop Hotel Banda Aceh, Firmansyah Putra kepada Serambi, Senin (5/10/2015) mengatakan, tamu yang menginap di hotelnya penuh dengan tamu dari luar daerah, di antaranya Kalimantan Tengah dan Jakarta.

“Ada dua even nasional TTG Nasional dan Pra-PON yang akhirnya membuat hunian hotel kita di bulan ini meningkat, mulai tanggal 4 hingga 21 Oktober full hunian. Bahkan untuk bulan November kami juga nyaris penuh karena ada even juga,” kata Firmansyah.

Sekretaris General Manager Hermes Palace Hotel, Nana, juga mengaku hunian hotelnya untuk tanggal 7-12 Oktober ini juga penuh.

“Semua kamar untuk tanggal tersebut sudah penuh dibooking untuk tamu luar daerah,” ucap Nana.

Begitu juga dengan pesawat, selama pelaksanaan even nasional tersebut terjadi peningkatan arus penumpang dari dan ke Banda Aceh

Sementara Furqan Firmandez, Owner Sulthan Hotel menyebutkan, kamar di hotelnya masih tersedia beberapa lagi, namun tidak tertutup kemungkinan akan penuh karena ada beberapa even yang akan berlangsung di Banda Aceh.

“Memang masih tersedia beberapa kamar lagi, tapi teman-teman pemilik hotel lainnya mengaku untuk even tanggal 7 hingga 8 Oktober kamar sudah penuh dibooking,” ujar Furqan.

Jakfar selaku pemilik travel di Banda Aceh mencatat selama tiga hari terakhir, arus penumpang meningkat hingga 100 persen.

Dua maskapai yang terbang dari dan ke Aceh pada 5-12 Oktober atau sepuluh hari ke depan, seat untuk ke Aceh sudah penuh semua.

“Karena yang datang kemari dari berbagai provinsi secara rombongan. Bahkan tiket PP sudah terbooking. Saya dapat informasi sekitar 5.000-an orang yang akan datang ke Aceh untuk even nasional ini,” ujarnya.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh, Drs Zulkifli Hs MM yang dihubungi Serambi, Senin kemarin membenarkan bahwa Aceh kedatangan ribuan tamu dari luar daerah, bahkan ia mengatakan tamu undangan untuk even TTG Nasional 2015 mencapai 6.000 orang.

“Saat ini sekitar 60 persen tamu luar daerah sudah tiba di Aceh dan sedang membenahi stan masing-masing di lokasi even, yakni di Stadion Lhoong Raya. Sementara, gubernur atau pejabat daerah lainnya akan datang satu hari sebelum hari H,” ujar Zulkifli.

Sempat diisukan bahwa yang membuka acara ini adalah Presiden Jokowi. Namun, Kepala Biro Umum Setda Aceh, Teuku Aznal Zahri MSi yang dikonfirmasi Serambi kemarin sore mengatakan, pihak panitia memang mengundang Presiden RI untuk membuka acara tersebut.

Tapi sampai kemarin belum ada kepastian bahwa Kepala Negara yang membuka.

“Kemungkinan besar, menteri yang diutus Presiden RI untuk membuka acara ini,” kata Aznal. [tribunnews]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY