Bule Ini Punya Prestasi Yang Mengangumkan Dalam Dunia Islam

528
Dr. Bilal Philips

Acehraya.co.id – Bukan hal yang tabu lagi jika Islam merupakan agama dengan penganut paling banyak. Baik masyarakat Indonesia maupun luar Indonesia menyerukan Allah sebagai tuhan mereka.

Penganut Islam terus berkembang hingga diterima luas di negara-negara yang sebelumnya dikenal mayoritas penduduknya non muslim. Misalnya Australia, Jepang, hingga Amerika yang notabene dari mereka non muslim.

Banyak di negara tersebut, berbondong-bondong pemeluk Islam memperlihatkan kesetiaan dan keyakinan akan agama yang mereka peluk tersebut. Tak heran jika sebagian dari mereka mengorbankan dirinya untuk mengharumkan ajaran nabi Muhammad SAW ini.

Berikut catatan merdeka.com, beberapa prestasi mengagumkan orang barat atau bule yang memeluk Islam :

Bilal Philips, Bule Yang Mampu Islamkan 3.000 Tentara Amerika

Sebelum menjadi muslim, Dennis Bradley Philips, pria kelahiran Kanada ini menganut musik dan cinta sebagai agamanya. Dibesarkan dalam kultur musik Jamaika kental membuat dia memilih menjadi gitaris.

Bermain musik memberikan kesempatan pria kelahiran Jamaika, 6 Januari 1946, ini menjelajah ke berbagai negara, termasuk Malaysia dan Indonesia pada 1960-an. Di dua negara berpenduduk mayoritas Islam ini, Philips mulai tertarik mempelajari agama Nabi Muhammad.

Balik ke negaranya pada 1972, lelaki berjanggut ini memutuskan mempelajari Islam secara intensif. Kelar bersekolah jurusan studi Islam di Universitas Madinah, Arab Saudi, Philips terus belajar. Kali ini dia mendaftar program master di Universitas Riyadh.

Selain berkuliah, dia juga nyambi menjadi pembawa acara Why Islam di Channel Two, stasiun televisi milik pemerintah Saudi. Dengan membawa acara itu, Philips mengaku imannya semakin kuat. Tak cuma menjadi presenter, dia juga menulis buku, antara lain Poligami dalam Islam dan Prinsip Dasar Iman dalam Islam.

Kelar kuliah S2 pada 1990-an, Philips bekerja di departemen agama markas besar Angkatan Udara Arab Saudi di Ibu Kota Riyadh. Ketika tentara Amerika bermarkas di Negeri Petro Dollar itu, Philips kebagian memberikan materi tentang Islam kepada mereka. Ini penting untuk mengajarkan pengetahuan benar Islam bukanlah agama menyukai kekerasan. Hasilnya, sekitar tiga ribu serdadu Amerika masuk Islam.

Selepas Perang Teluk, Philips dikirim ke Amerika untuk mendampingi para tentara muallaf itu. Dia mendapat bantuan dari anggota tentara beragama Islam untuk membuat konferensi dan kegiatan. Usahanya ini membuahkan hasil dan militer Amerika akhirnya membangun musala di seluruh pangkalan militer mereka.

Kelar proyek itu, Philips hijrah ke Filipina dan mendirikan pusat informasi di Mindanao serta universitas berbasis Islam di Cotobato City. Pada 1994, Philips mendapat undangan bergabung dengan lembaga amal Dar Al Ber di Dubai, Uni Emirat Arab. Di sana ia membentuk pusat informasi Discover Islam di Kota Karama.

Proyeknya kali ini mengundang ulama dari pelbagai negara. Dalam lima tahun, pusat informasi itu telah membuat 15 ribu orang dari seluruh penjuru dunia mengucapkan dua kalimat syahadat.

Bule Ganteng Asal AS Ini Juara Lomba Baca Al-Qur’an

Tampan dan cerdas melengkapi Hamzah Al Habashy (14). Pada usianya yang terbilang masih sangat muda, pria asal Amerika Serikat ini mampu menduduki juara 2 pada ajang Dubai International Holy Quran Award (DIHQA) 2015.

Dalam unggahan youtube yang berjudul ‘HAMZA ELHABASHY – USA’, pria berambut sebahu ini menampilkan kemerduannya melantunkan ayat-ayat Alquran. Dirinya fasih betul meracik dari satu ayat Alquran ke ayat yang lain. Tak heran jika dia menjadi salah satu juara pada kompetensi tersebut.

Hamzah bersama 75 peserta lainnya mengikuti Dubai International Holy Quran Award di Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA) pada Juli 2015 lalu. Ajang ini diselenggarakan atas prakarsa Wakil Presiden PEA atau Penguasa Dubai Syeikh Mohammad ibn Rashid Al-Maktoum sejak tahun 1997 (1418 H).

Kegiatan Dubai International Holy Quran Award ini pun rutin dilangsungkan setiap tahun selama bulan suci Ramadhan yang bertujuan untuk mendorong generasi muda Islam menjadi penghafal Al-Quran.

Selain video berdurasi 16.52 menit tersebut, pria yang saat ini tinggal di Maryland, Amerika Serikat, ternyata juga pernah mengikuti lomba hafal Al- Quran. Pada 12 Mei 2007 lalu, Hamzah mengikuti Quran Recitation and Memorization Competition at Muslim Community Center (MCC) yang diadakan oleh The Glorious Quran Memorization Association (GQMA) dan meraih peringkat kedua. [merdeka]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY