Mahasiswa Baca Yasin Sadarkan Rektor Unsyiah

328
Mahasiswa Baca Yasin Sadarkan Rektor Unsyiah (Habadaily)

Acehraya.co.id – Puluhan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unsyiah menggelar aksi mengaji yasin bersama di depan Gedung Rektorat Unsyiah, Kamis (15/10/2015) malam.

Aksi tersebut dimulai sekira pukul 20.30 WIB, serta dikawal oleh aparat keamanan. Sebelum membaca yasin, mahasiswa salat Insya berjamaah di teras gedung tersebut. Usai baca yasin, dilanjutkan dengan berzikir.

Aksi membaca yasin bersama dilakukan karena Rektor Unsyiah, menurut Aliansi Mahasiswa Unsyiah tidak mendengar aspirasi yang pihaknya sampaikan pada aksi Senin, 12 Oktober 2015 lalu. Dengan membaca yasin, mahasiswa memohon kepada Allah agar Allah membuka hati Rektor Unsyiah.

Koordinator Aksi, Junian Hijri menyatakan, mahasiswa Unsyiah tidak setuju dengan sikap rektor yang semena-mena melakukan skorsing terhadap mahasiswa tanpa mengikuti prosedur serta tidak memanggil mahasiswa terlebih dahulu untuk dimintai pertanggung jawaban.

“Kita harap dengan kegiatan ini, doa kita semua diterima oleh Allah yang pada akhirnya akan memecahkan persoalan ini. Kami sangat berharap, rezim keotoriteran yang ada di Unsyiah bisa runtuh. Kita juga berharap kalau persoalan ini bisa selesai dengan prosedur yang sesuai,” kata Junian usai zikir.

Tuntutan Aliansi Mahasiswa Unsyiah melalui aksi tersebut ialah Rektor mencabut skorsing terhadap mahasiswa. Sebelum melakukan aksi pertama pada Senin, 12 Oktober 2015 lalu, Junian mengatakan sudah mencoba untuk berkomunikasi dengan Rektor Unsyiah dan mengadakan audiensi, Namun hingga saat ini ia belum berjumpa dengan rektor.

“Kita sebenarnya melakukan kegiatan silaturrahmi, bukan ospek. Rektor keliru mengeluarkan surat skors. Kita akan terus mencoba melakukan aksi-aksi kalau tidak ada tindak lanjut dari rektorat, kalau perlu jalur hukum,” ujar Junian.

Sementara salah seorang mahasiswa yang dijatuhkan skorsing, Hendra Saputra menyatakan ingin menemui Rektor Unsyiah dan melakukan konsolidasi. Ia berharap skorsing terhadap beberapa mahasiswa Unsyiah dicabut.

“Kami diskorsing tanpa pemberitahuan sebelumnya, makanya minta konsolidasi. Saya berharap skorsing mahasiswa dicabut untuk tahun ini dan tahun depan dievaluasi jangan seperti ini. Kita prosedur ada, tapi ini (skorsing mahasiswa) tidak sesuai prosedur,” tandasnya.[acl/habadaily]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY