Selama Di Aceh, Kunto Aji Kepincut Kopi dan Sate Matang

729
Kunto Aji (Youtube.com)

Acehraya.co.id – Cita rasa kopi Aceh memang terkenal bukan hanya di dalam negeri, tapi juga mancanegara. Tak heran jika berkunjung ke Provinsi ‘Serambi Mekkah’, kurang afdol rasanya jika belum minum kopi. Hal ini pula dirasakan penyanyi Kunto Aji Wibisono saat berkunjung ke Aceh.

Jebolan Indonesian Idol ikut kepincut kopi Aceh. Selain kopi, pelantun “Terlalu Lama Sendiri” ini juga mengaku jatuh cinta dengan kuliner khas Tanah Rencong, yakni sate Matang dan Ayam Tangkap.

Sebagai musisi pendatang baru dalam industri musik Tanah Air, Aji sering berkunjung ke berbagai kota untuk konser. “Setiap kota memiliki energinya masing-masing. Kalau ke suatu kota saya pelajari budaya kulinernya dulu,” ujarnya di Banda Aceh, Sabtu, 21 November 2015.

kopi_aceh_20111030_1840111864

Saat bertandang ke Banda Aceh untuk kedua kalinya, pemilik album “Generation Y” ini juga tak lupa mencoba kopi. Banda Aceh memang terkenal dengan julukan Kota 1001 Warung Kopi. Warung kopi dan kafe memang bertabur di sana, malah sebagian besar juga dilengkapi fasilitas wifi.

“Saya sebenarnya bukan penggemar kopi sekali ya, tapi ketika saya rasakan kopi di Aceh itu ternyata enak sekali. Saya sekali duduk itu habis tiga gelas. Mata udah seger-seger-nya, gak tau ya tapi memang benar-benar enak,” lanjutnya.

Selain kopi, Aji ikut mencicipi sate matang. “Itu enak banget, terasa banget. Nanti pengen makan lagi,” ucap pria asal Yogjakarta ini.

Sate Matang (ihdaihda.wordpress.com)
Sate Matang (ihdaihda.wordpress.com)

Sate matang berbahan dasar potongan daging kambing atau sapi yang ditusuk dan dilumuri bumbu rempah kemudian dibakar. Disajikan dengan bumbu kacang tanah serta kuah kari. Biasanya dimakan bersama nasi putih.

Sate ini berasal dari sebuah kota kecil di Kabupaten Bireun, Aceh, bernama Matang Geulumpang Dua. Meski berasal dari Matang, namun sate ini sangat mudah ditemukan di Banda Aceh.

Selain sate matang, Kunto Aji juga ketagihan ayam tangkap. Dia pernah merasakan nikmatnya ayam digoreng bersama rajangan bawang merah, cabai hijau dan daun teumurui (salam koja) ini saat pertama kali datang konser di Aceh beberapa tahun lalu.

“Ketika saya coba makan ayam tangkap juga enak sekali. Saya pengen makan lagi sekarang.” [okezone/ salman mardira]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY