Jangan Gunakan Lampu Hazard Saat Hujan, Bahaya Banget

565

Acehraya.co.id – Musim hujan yang sudah melanda di Indonesia harus menjadi perhatian untuk pengendara. Jangan sampai, kondisi jalan yang basah dan jarak pandang yang terbatas menyebabkan kecelakaan.

Salah satu kebiasaan yang mungkin masih dilakukan pengendara mobil adalah menyalakan lampu hazard saat hujan deras. Padahal, hal itu tidak disarankan.

Iwan Abdurrahman dari Technical Service Division PT Toyota-Astra Motor mengatakan, penggunaan lampu hazard saat hujan deras justru berbahaya. Kendaraan di belakang akan kebingungan.

“Ini yang selalu saya tekankan saat hujan, jangan nyalain hazard saat hujan. Bahaya banget. Tidak ada fungsinya. Bikin bingung orang. Kalau pakai hazard kita (pengendara lain yang melihat kendaraan lain menyalakan hazard saat hujan) malah enggak tahu itu mobil mau ke arah mana. Tiba-tiba ke kiri, tiba-tiba ke kanan kita enggak tahu, kan seram juga,” kata Iwan saat berbincang dengan detikOto usai acara coaching clinic bertajuk Amazing Rush di kawasan Ancol, Jakarta, Minggu (29/11/2015), kemarin.

Dengan menyalakan lampu hazard, otomatis lampu sein tidak bisa dioperasikan. Hal itulah yang membingungkan pengendara lain jika ada kendaraan yang menyalakan lampu hazard dan tiba-tiba berbelok.

Iwan mengatakan, pengendara yang menyalakan lampu hazard sejatinya ingin diketahui keberadaannya oleh pengendara lain. Padahal, Anda bisa menyalakan lampu utama atau lampu kabut untuk menandakan keberadaan Anda, bukan dengan menyalakan lampu hazard.

“Kan mobil itu kan sudah ada yang punya lampu kabut. Kalau mobil ada lampu kabut cukup pakai lampu kabut. Tapi kalau tidak ada lampu kabut, nyalakan lampu utama. Intinya dinyalakan itu kan supaya kita diketahui orang lain bahwa mobil kita ada,” ucap Iwan.

Sementara itu, Iwan juga memberikan sedikit tips agar kendaraan siap untuk dijalankan di musim hujan. Ada beberapa komponen utama dalam mobil yang harus dicek sebelum berkendara saat hujan.

“Yang terpakai saat hujan, pertama kan ban. Ban tolong dilihat lah. Semakin gundul, kemungkinan tergelincir di jalanan basah semakin besar. Jadi bahaya banget. Kedua setelah ban itu rem. Rem sama, ingat ketika basah akan bermasalah untuk rem yang jelek,” sebut Iwan.

Lalu, lanjut Iwan, yang harus diperhatikan adalah kondisi wiper. Di musim hujan, wiper sangat berguna untuk menyapu air di kaca mobil agar pandangan tidak terhalang.

“Memang simpel. Tapi itu kan faktor safety yang luar biasa. Kalau wiper Anda jelek, nyapunya kurang bagus saat hujan kan enggak kelihatan juga,” kata Iwan.

Lalu, pastikan juga semua lampu kendaraan berfungsi normal. Lampu di sini bukan hanya lampu utama mobil, tapi juga perhatikan kondisi lampu belakang.

“Memang lampu belakang bukan buat penglihatan kita, tapi buat orang yang di belakang. Tentu saja bisa mencelakakan kita. Katakanlah orang tidak bisa melihat lampu kita yang bagus, dia yang ngehajar kita dari belakang,” katanya.

“Lainnya mungkin seperti biasa kesehatan mobil, karena mungkin seperti terlihat tidak ada hubungannya dengan hujan. Tapi masalahnya kalau hujan, terus ada banjir lalu mogok kan enggak lucu. Ataupun mungkin hal lain, kayak AC atau audio. Tidak ada hubungannya memang dengan hujan. Tapi ketika macet hujan-hujanan, itu kan akan membantu relaksasi, menghibur. Karena seperti tadi masalah defensive driving, emosi kita ternyata bisa memicu kecelakaan. Jadi dengan nyaman, bisa mengurangi itu,” lanjut Iwan. [detikcom]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY