Wagub Aceh Meningjau Lokasi Pengungsi Korban Banjir di Pidie

472
mualem tinjau banjir pidie Foto : Riky Syah Putra

Acehraya.co.id – Wakil Gubernur Aceh, H Muzakir Manaf, didampingi Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, meninjau sejumlah lokasi pengungsian para korban Banjir bandang yang tersebar disejumlah wilayah di Pidie, (Selasa, 1/12/2015).

Lokasi pertama yang ditinjau oleh Wagub dan rombongan adalah Meunasah Paga. Usai diterjang banjir bandang, masyarakat mendirikan dapur umum di halaman belakang meunasah. Sementara bagian dalam meunasah dijadikan sebagai tempat berteduh saat malam dan saat hujan datang.

Di lokasi pengungsian yang kurang lebih dihuni oleh 200 Kepala Keluarga itu, Wagub menyerahkan bantuan dana tanggap darurat sebesar Rp30 juta serta sejumlah kebutuhan dasar seperti sembako, seperti selimut, mukena, tas sekolah dan beberapa kebutuhan lainnya.

“Ini bantuan awal, semoga dapat digunakan untuk hal-hal yang bersifat darurat, nanti akan menyusul bantuan lainnya,” ujar Mualem kepada Imum Meunasah Paga, H M Yunus, yang menerima secara simbolis bantuan tersebut.

Sejumlah pengungsi terlihat sangat antusias menerima kedatangan Wagub beserta Bupati Pidie. Seakan lupa akan masalah mereka, beberapa warga yang mengungsi justru meminta agar pria yang akrab disapa Mualem itu berfoto bersama.

Imum Meunasah menjelaskan, beberapa kaum priaa yang kembali ke rumah mereka masing-masing untuk menyelamatkan barang yang masih bida diselamatkan, sebahagiannya lagi ada yang membersihkan rumah mereka yang telah surut dari rendaman banjir bandang.

“Sebahagian lagi tetap berada di posko untuk mempersiapkan dapur umum dan sejumlah fasilitas darurat lainnya di Meunasah ini,” terang M Yunus kepada Wagub dan Bupati Pidie.

Rumah warga rata-rata direndam banjir dari luapan Sungai Krueng Tiro hingga ketinggian 100 CM. Meunasah Paga menjadi tempat mengungsi dan dapur umum warga Gampong Paga Kelurahan Jojo.

Usai meninjau Meunasah Paga, Wagub melanjutkan perjalanan ke lokasi pengungsian yang berada di Masjid Jami’ Al Husna, Gampong Tiba Masjid, Kemukiman Tiba Kecamatan Mutiara Timur. Di lokasi tersebut Wagub menyerahkan bantuan dana tanggap darurat sebesar Rp25 juta, dan bantuan sembako serta kebutuhan dasar lainnya.

Di lokasi tersebut Mualem juga berpesan agar warga memanfaatkan dana darurat tersebut dimanfaatkan bagi kebutuhan mendesak, seperti keperluan Dapur Umum dan kebutuhan untuk anak-anak, wanita dan manula.

Rombongan kemudian menuju ke tepi sungai Krueng Inong yang berada di Gampong Beungga Kecamatan Tangse. Beberapa tapak rumah yang tergerus dan dibawa hanyut arus sungai yang tersisa menjadi bukti keganasan banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut.

Di lokasi ini, Wagub juga menyerahkan bantuan dana tanggap darurat sebesar Rp25 juta dan bantuan sembako serta kebutuhan lainnya seperti alat sekolah, sajadah, susu bayi. Secara simbolis
bantuan diterima langsung oleh Zulkifli, selaku Geuchik Gampong Blang Bubu, Kecamatan Tangse. Terakhir, Wagub bersama Bupati Pidie dan rombongan menuju ke Gampong Kebun Nilam,

Kecamatan Tangse. Di lokasi ini Wagub menyerahkan bantuan tanggap darurat sebesar Rp30 jt, serta sembako dan kebutuhan lainnya seperti sajadah, susu bayi serta alat-alat sekolah.

Dalam kunjungan tersebut Wakil Gubernur Aceh membawa tiga truk penuh bantuan berisi sembako dan beberapa kebutuhan pokok lainnya dan sarana beribadah seperti sajadah Masjid, mukena dan baju koko. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak mampu menyelamatkan sarana beribadah pribadinya.

Kepada para penerima bantuan, Mualem menjelaskan bahwa bantuan yang hari ini dibagikan merupakan bantuan tanggap darurat tahap awal, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Pidie akan menyalurkan bantuan lain yang dibutuhkan oleh warga yang mengungsi. [acehonline]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY