Deteksi Awal Kebakaran Hutan, NASA Kembangkan Satelit Baru

445
Ilustrasi kebakaran hutan @google.com

Acehraya.co.id – Kebakaran hutan menjadi peristiwa yang semakin mengerikan di dunia ini. Di Indonesia sendiri sudah puluhan hektar hutan terbakar dan membuat kepulan asap yang mengganggu kesehatan. Nah, untuk mengantisipasi kebakaran hutan lagi, NASA akan meluncurkan satelit berteknologi canggih.

Seperti dilansir dari Time, sistem ini dikenal sebagai FireSat. Menurut NASA dalam siaran persnya, satelit ini menggunakan sensor inframerah untuk mengidentifikasi kebakaran hutan setidaknya ketika api masih menyerang 10 hingga 15 meter hutan saja.

Jika Anda berpikir 15 meter kebakaran yang diidentifikasi itu sudah parah, hal ini tidak apa-apanya dibandingkan dengan kebakaran hutan yang menghancurkan jutaan hektar. Sistem ini akan mendeteksi api sekitar 15 menit setelah terjadi kebakaran.

“Sistem satelit ini bekerja siang dan malam untuk mendeteksi kebakaran hutan di seluruh dunia,” ujar Robert Staehle, desainer FireSat.

NASA sebenarnya telah menggunakan satelit untuk melacak kebakaran hutan selama bertahun-tahun, tetapi sistem ini baru tampak kemajuannya. Satelit terbaru ini nantinya akan mengirim gambar api sekali dalam satu menit. Pihak NASA Jet Propulsion Laboratory (JPL) yang mengembangkan teknologi ini berharap satelit bisa beroperasi penuh di tahun 2018.

Tidak hanya satu teknologi ini, NASA juga sedang merencanakan proyek lain yang menggabungkan informasi cuaca dan topografi untuk menentukan api akan menyebar ke arah mana. [merdeka]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY