Ransomware, Jenis Virus Malware Baru Yang Bisa Memeras Anda

540
Umumnya ransomware disebarkan lewat unduhan yang tidak disadari.

Acehraya.co.id – Para ahli komputer memperingatkan, Ransomware adalah jenis virus malware yang berkembang paling pesat. Virus jahat ini mengunci komputer sehingga tidak dapat diakses pengguna, kemudian meminta bayaran untuk pengembalian data mereka.

Pemerintah Australia mengklaim 72% bisnis yang disurvei mengalami insiden ransomware pada 2015. Dua tahun lalu, survei serupa menunjukkan perusahaan yang terimbas ransomware hanya 17%.

Ransomware juga semakin jadi ancaman bagi perangkat mobile karena bisa disembunyikan dalam aplikasi.

Wakil kepala perusahaan keamanan internet Lookout, Gert-Jan Schenk, menjelaskan, “Umumnya ransomware disebarkan lewat unduhan yang tidak disadari – ia berpura-pura menjadi aplikasi populer, yang menambah peluang Anda mengkliknya.”

“Demi menghindari ancaman ini, pengguna harus sangat berhati-hati dalam memasang aplikasi, dan melihat dari mana mereka berasal – baca ulasannya di Google Play, dan hindari mengunduh dari sumber yang tidak bisa dipercaya.”

Ransomware sering tiba di komputer dalam bentuk email phishing atau spam [ AFP]
Ransomware sering tiba di komputer dalam bentuk email phishing atau spam [ AFP]

Cara kerja

Layaknya virus komputer pada umumnya, ransomware sering tiba di komputer dalam bentuk email phishing, spam, atau pembaruan perangkat lunak palsu – dan penerima email mengeklik tautan atau membuka lampirannya.

Virus itu kemudian mulai bekerja, mengenkripsi data si pengguna.

Ketika komputer telah benar-benar terkunci, ia meminta bayaran – seringkali dalam bentuk bitcoin karena lebih sulit dilacak – untuk pengembalian data.

Uang tebusan biasanya satu atau dua bitcoin – setara dengan $500, atau sekitar Rp7 juta.

Setelah melewati batas waktu pembayaran, jumlah uang tebusan akan bertambah. [bbcindonesia]

[baca selengkapnya di sini ]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY