Setelah dr Andra, Kini Giliran Dokter Muda Asal Langsa Yang Meninggal Dalam Tugas

736
Ilustrasi dokter

Acehraya.co.id – Seorang dokter muda asal Kota Langsa, Aceh, yang sedang bertugas di Kepulauan Aru, Maluku, meninggal, Selasa, 15 Desember 2015. Dokter Program Internship tersebut bernama Afriandi Naufan.

Sekretaris Ikatan Dokter Indonesia Provinsi Aceh Rais Husni Mubarak mengatakan sudah mendengar kabar tersebut dari media sosial. “Kami ikut berduka atas kejadian tersebut,” katanya kepada Tempo, Rabu, 16 Desember 2015.

Menurut Rais, Afriandi tidak terdaftar sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia di Aceh. Rais menduga Afriandi terdaftar sebagai anggota Ikatan Dokter Indonesia Maluku, tempat pertamanya bertugas. “Biasanya akan melapor dan terdaftar di Ikatan Dokter Indonesia tempat bertugas,” ujarnya.

Rais menambahkan, Afriandi adalah dokter muda yang lulus dari sebuah universitas di Sumatera Utara pada 2008. Dia kemudian mendaftar di Program Intership dan memilih wahana penugasan di Maluku.

Kabar meninggalnya dr Afriandi Naufan mencuat di media sosial pada Selasa lalu. Di akun Facebook milik Erta Priadi Wirawijaya kabar itu berawal. “Telah berpulang ke rahmatullah adik sekaligus sejawat kita dr Afrianda Naufan (Nanda). Beliau adalah dokter internship di Dobo Maluku, wilayah yang sama dengan wilayah kerja almarhum dr Andra yang belum lama ini meninggal saat tugas internship,” tulis Erta di akunnya tersebut.

Dia menuliskan Afriandi mengalami demam, dehidrasi, hingga akhirnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah di Ambon dalam keadaan koma. Dokter internship adalah dokter yang telah diangkat sumpah sehingga mereka bukan lagi mahasiswa kedokteran.

Sebelumnya, Donisius Giri Samudra atau akrab disapa Andra, dokter muda yang sedang melaksanakan Program Internship, juga meninggal ketika sedang menjalankan tugas di Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Andra meninggal pada Rabu, 11 November 2015, pada pukul 18.18 WIT di RS Bumi Cendrawasih, Kabupaten Dobo.

Dokter alumnus Universitas Hasanudin itu didiagnosis awal menderita penyakit yang diakibatkan virus campak dengan komplikasi infeksi otak (ensefalitis). [Adi Warsidi/ Tempo]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY