Ini Dia Potensi Pasar Online Travel Di Indonesia

819
ilustrasi travel (Google.com)

Acehraya.co.id – Pertumbuhan bisnis online travel agent (OTA) memang kini sedang berkembang. Berdasarkan data yang dipaparkan Tiket.com, sejak tahun 2010, bisnis OTA selalu tumbuh. Di mana pada tahun tersebut, pertumbuhan bisnis itu 20 persen dan diprediksi saat tahun 2012 mengalami peningkatan double digit.

Sementara itu, menurut data dari Phocuswright dan Expedia (yang meneliti pasar OTA di Australia, China, Jepang, India, Indonesia, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, dan Thailand), di Asia Pasifik pasar pemesanan online travel tahun 2011 diperkirakan mencapai USD 1,6 Miliar, per tahunnya nilai tersebut diprediksi naik 30-40 persen pada periode-periode berikutnya.

Masih menurut data yang sama, nilai reservasi hotel di Indonesia melalui OTA diperkirakan mencapai USD200 juta atau berkisar Rp 2 triliun per tahun. Dengan laju pertumbuhan rata-rata sebesar 200-300 persen setiap tahunnya, Indonesia menjadi pasar yang potensial untuk mengembangkan market travel online.

Nah, dari potensi yang itu, pemasukan terbesar masih datang dari wisatawan mancanegara dengan perbandingan 20:80. Angka wisatawan lokal yang hanya 20 persen dinilai menjadi peluang bisnis travel online yang diprediksi lebih berkembang di Indonesia. Angka tersebut belum termasuk penerbangan, penyewaan kendaraan, kuliner dan bisnis lainnya.

Di sisi lain, menurut Commercial Director Tiket.com, Dimas Surya, pertumbuhan pengguna internet sangat tinggi terutama dalam kurun waktu 2-3 tahun kedepan.

“Peluang penjualan offline juga akan sangat tinggi, terlebih jika didukung dengan sistem yang sangat baik. Jadi Tiket.com secara bersamaan mendorong penjualan melalui offline agent, dan online melalui website & mitra online Tiket.com,” kata dia di Jakarta, Selasa (29/12).

Dengan cara ini, menurut Dimas, pihaknya dapat meningkatkan pasar dengan cara yang jauh lebih cepat. Selain itu juga terus meningkatkan pilihan yang ditawarkan sehingga customer mempunyai pilihan yang beragam.

Dalam koridor nasional, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sedikitnya ada 123 juta wisatawan lokal Indonesia selama tahun 2011. Sedangkan dalam tingkatan provinsi DKI Jakarta, data Pemerintahan Provinsi menunjukkan peningkatan jumlah wisatawan Nusantara sebesar 31,72 persen selama lima tahun terakhir. Hal ini tentu membuka gerbang kesempatan bagi para pegiat di bisnis travel online lokal untuk berkembang. [merdeka]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY