Ledakan Bom Di Jakarta, Jadi Sorotan Internasional

726
Personil polisi yang berada di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat, sesaat setelah terjadi ledakan [Darren Whiteside/Reuters]

Acehraya.co.id – Aksi ledakan bom di kawasan Jalan MH Thamrin membuat suasana Kota Jakarta mencekam. Teror beredar di media sosial membuat warga Ibu Kota merasa ketakutan. Jakarta diteror!

“Ini beredar informasi tentang aksi teroris di mana-mana. Benar, nggak?” tanya seorang Nana, warga Depok, melalui pesan singkat kepada BeritaSatu.com, Kamis (14/1).

Menurutnya, dia mendapat pesan melalui media sosial jika saat ini berkeliaran pria menggunakan sepeda motor sambil membawa senapan AK47. Bahkan, diduga, pria itu juga membawa bom. “Warga Jakarta dan sekitarnya harus berhati-hati,” ujar Nana mengutip pesan di media sosial itu.

Sebelumnya, beredar juga kabar terjadi sejumlah ledakan di kawasan lain, selain kawasan Thamrin. Lokasi lain itu, antara lain kawasan Palmerah, Slipi, Kuningan, Cikini, dan lainnya.

Seorang netizen meminta warga untuk tidak panik. “Kita tetap harus berhati-hati, tetapi jangan panik,” ujarnya.

Ledakan yang baru terjadi di Jakarta langsung mendapat reaksi cepat dari sorotan media-media internasional.

Beberapa media internasional seperti CNN, Huffingtonpost, Dailymail, hingga BBC langsung menaruh kejadian ledakan di Jakarta menjadi Headline mereka masing-masing.

Seperti diketahui, ledakan terjadi di Jakarta, Kamis (14/1/2016). Sekira pukul 10.30 WIB. Di mana, ledakan terjadi selama enam kali, disusul baku tembak pelaku dengan anggota kepolisian.

Sebanyak tiga pelaku terlibat aksi baku tembak. Kejadian ini berada tepat di depan Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Beberapa pelaku diduga lari ke dalam Gedung Sarinah, Jakarta Pusat.

Seorang polisi berjalan di dekat lokasi ledakan di kawasan Sarinah, Jakarta [ Beawiharta / Reuters]
Seorang polisi berjalan di dekat lokasi ledakan di kawasan Sarinah, Jakarta [ Beawiharta / Reuters]

Hingga berita ini diturunkan, proses penyergapan dan perburuan terhadap pelaku teror masih berlangsung.

Kendati baku tembak sudah reda, pelaku yang berjumlah lebih dari lima orang belum ada yang ditangkap, sebagian lari dengan sepeda motor.

Juru bicara polisi Anton Charliyan menyatakan belum ada pelaku yang ditangkap, dan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab.

Ia memastikan, serangan itu bukan bom bunuh diri, melainkan peledak yang dilemparkan.

“Bisa granat, bisa bom jenis lain,” katanya kepada wartawan.

Suasana di sekitar jalan Thamrin-Jalan Wahid Hasyim terasa sangat egang, lapor wartawan BBC Jerome Wirawan yang berada di Gedung Sarinah.

“Masih terdengar suara ledakan dari gedung Djakarta Theater, yang terletak di seberang saya berada,” katanya.

Jerome menjelaskan, polisi mensterilkan kawasan itu, wartawan harus menyingkir ke jarak setidaknya 150 meter. [Berbagai sumber]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY