Bursa Jepang Menyentuh Level Terendah Dalam Setahun Terakhir

340
Harga minyak yang melemah membuat bursa saham di Jepang sentuh nilai terendah./AFP

Acehraya.co.id – Bursa saham Jepang, pada Senin (18/01) pagi, menyentuh level terendah dalam setahun terakhir, menyusul anjloknya bursa saham Amerika setelah harga minyak dunia turun drastis ke posisi US$28 per barel, terendah sejak 2003.

Namun, pada pagi menjelang siang indeks Nikkei 225 sempat naik sedikit, kemudian turun lagi 1,37% ke posisi 16.912,23. Tidak hanya di Jepang, pelemahan harga minyak dunia juga berdampak pada bursa Australia.

Indeks S&P/ASX 200 Australia bergerak di zona merah sebesar 0,8% ke posisi 4.854,40 poin. Hal ini turut dipengaruhi melemahnya harga saham-saham besar Australia, seperti ANZ yang turun 1,2% dan Westpac yang melemah 1%.

Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi turun 0,39% ke posisi 1.871,61.

Cina menjadi sorotan, terutama karena laporan pertumbuhan ekonomi yang akan diumumkan Selasa (19/01)./ BBC CHINESE
Cina menjadi sorotan, terutama karena laporan pertumbuhan ekonomi yang akan diumumkan Selasa (19/01)./ BBC CHINESE

Analis bursa memprediksi dampak yang sama juga akan dirasakan di Cina. Apalagi banyak analis yang meragukan laporan pertumbuhan ekonomi Cina pada kuartal empat 2015 yang akan dirilis Selasa (19/01) ini.

Meskipun begitu, laporan pasar properti Cina memperlihatkan harga rumah pada Desember lalu naik 1,6% dibanding setahun sebelumnya. Pasar perumahan meliputi 15% dari ekonomi Cina.

Sementara di pasar saham Cina saat ini, investor dilaporkan bereaksi terkait laporan keuangan itu. Indeks harga saham Shanghai Composite sempat bergerak meninggalkan zona merah – meskipun hanya sebentar.

Indeks Hang Seng Hong Kong pun, hingga perdagangan jelang siang, telah turun 1,5% ke 19.315,60. [bbcindonesia]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY