PT LCI Dituntut Masyarakat Lhoknga Terkait Pembuangan Limbah Cair Dari Sungai Ke Laut Lhoknga

403

Acehraya.co.id – Masyarakat dan perangkat adat laut di Lhoknga, Aceh memprotes PT Lafarge Cement Indonesia (PT LCI), terkait dugaan pembuangan limbah pabrik ke sungai. Akibatnya sungai Kreung Bale, Desa Moniken, Kecamatan Lhoknga tercemar. Air sungai itu sekarang berubah warna kehitaman dan terlihat berminyak di atas permukaan air.

Salah seorang tokoh masyarakat dan perangkat adat laut, Jumarlinsyah mengatakan, warga mengetahui ada limbah yang dibuang dalam sungai, Jumat (29/1) sekira pukul 11.00 WIB. Di atas permukaan air sungai tersebut berminyak.

“Kita menduga air radiator yang bercampur oli dan minyak yang tercemar sungai Krueng Bale, Lhoknga ini. Kami baru tahu tadi sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Jumarlinsyah, Jumat (29/1).

Katanya, hal yang dia khawatirkan berupa terganggunya kesehatan warga setempat. Karena sungai itu digunakan warga untuk mandi dan mencuci pakaian. Selain itu setiap hari libur, sungai itu juga dijadikan tempat mandi pengunjung Pantai Lhoknga.

Untuk menyelesaikan permasalahan ini, perangkat desa akan melakukan pertemuan dengan manajemen PT LCI. Pertemuan ini meminta untuk menghentikan pembuangan limbah dalam sungai.

Karena sebutnya, limbah yang berbahaya itu dibuang melalui sungai yang mengalir langsung ke laut. Tentunya bila ini tidak dihentikan, maka akan bisa tercemar hingga ke laut.

“Kita minta dihentikan pencemaran air sungai dan laut oleh pihak perusahaan, sebentar lagi kita akan bertemu dengan pihak manajemen,” imbuhnya. [koranindependen.com]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY