Peringati Hari Bumi, Gerakan Earth Hour Aceh Ajak Gunakan Kantong Belanja Dari Kaos Bekas

723

Acehraya.co.id – Memperingati Hari Bumi (Earth Day) yang jatuh pada tanggal 22 April 2016, Gerakan Earth Hour Aceh akan melakukan sosialisasi dan juga pelatihan membuat tote bag (kantong belanja yang dapat dipakai ulang) berbahan baju kaos bekas, pada sabtu (23/04/2016), di MIN mesjid raya Banda Aceh.

Seperti diutarakan oleh Rial Hayat, Koordinator Kota Earth Hour Aceh kepada Acehraya.co.id, mengatakan bahwa untuk tema kegiatan memperingati hari bumi 2016, Gerakan Earth Hour Aceh mengambil tema tentang sampah. Dimana menurutnya, saat ini masih banyak sekali anak-anak usia dini yang belum paham dan mengetahui tentang bagaimana cara pengelohan sampah yang baik.

“Pada Earth Day kali ini, kita mengangkat sub-tema dari tema besarnya “Bijak Sampah Sejak Usia Dini”. Pada kegiatan kali ini, kita akan coba arahkan adik-adik siswa Sekolah Dasar untuk peduli tentang lingkungan dan alamnya. misalnya, ayo buang sampah pada tempatnya dan bijaklah pada sampah,” ujar Rial Hayat yang akrab disapa Al.

Untuk peserta pada kegiatan ini, menurutnya hanya berasal dari guru dan siswa-siswi MIN Mesjid Raya Banda Aceh. “Kalau selama ini kita dari Gerakan Earth Hour Aceh lebih sering buat aksi dilapangan atau di landmark-landmark kota. Terkait dengan hari bumi 2016, kita coba masuk ke ranah sekolah-sekolah. Dan MIN Mesjid Raya Banda Aceh sebagai awalnya,” ungkapnya.

Dipilihnya MIN Mesjid Raya Banda Aceh sebagai tempat kegiatan untuk memperingati Hari Bumi 2016, ternyata bukan tanpa alasan. Menurut Rial Hayat, MIN Mesjid Raya Banda Aceh merupakan salah satu sekolah hijau yang ikut serta dalam penghargaan Adiwiyata.

“Kita juga ingin ada sekolah dampingan dari kita. Oleh karena itu, Gerakan Earth Hour Aceh ikut membantu dalam pencapain sekolah tersebut,” lanjut Rial Hayat.

Ia juga menambahkan, beberapa pemateri yang sudah sangat berpengalaman dibidang lingkungan juga akan hadir pada kegiatan ini. Seperti Cut Ervida Diana, dari ASEAN Reusable bag Campaign (ASEAN RBCyang berfokus pada kampanye mengurangi penggunaan kantong plastik, tim Gerakan Earth Hour Aceh dan Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh.

“Kita akan minta Cut Ervida Diana dan Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh untuk memberikan informasi serta ilmu kepada adik-adik kita disana. Baik itu mengenai kampanye tentang mengurangi penggunaan kantong plastik dan mengajak masyarakat menggunakan  tas belanja pakai ulang (reusable bag) dan cara pengolahan sampah yang baik,” tuturnya.

Ia mengatakan, hal tersebut dilakukan Gerakan Earth Hour Aceh untuk mendukung program pemerintah kota Banda Aceh untuk mengurangi penggunaan plastik, agar limbah plastik berkurang. Dengan menggunakan kantong belanja pakai ulang, maka  pun turut serta menjaga lingkungan.

Rial Hayat berpesan bahwa Peringatan Hari bumi bukan hanya ceremonial saja. Namun, Earth Day juga merupakan ajang introspeksi diri agar bersama-sama menjaga bumi untuk menjadi lebih baik. “Menjaga bumi itu tidak cuma pada hari bumi saja kan? Tapi buatlah setiap hari itu menjadi hari bumi,” tegas Rial.

Dia berharap melalui kegiatan ini, Gerakan Earth Hour Aceh mampu menggerakan masyarakat untuk dapat turut serta mengurangi penggunaaan kantong plastik guna melakukan aksi pelestarian lingkungan.

“Kita semua dapat menjadi Agent of Change untuk menjaga bumi. Dari hal kecil misalnya, seperti buang sampah pada tempatnya atau sekedar memilah sampah menurut jenisnya. Saya rasa itu menjadi hal yang positif untuk bumi kita,” tutup Rial Hayat kepada Acehraya.co.id. [af]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY