Antonov 225, Pesawat Kargo Terbesar Di Dunia Mendarat Di Malaysia

2038
Antonov An-225 Mriya

Acehraya.co.id – Pesawat terbesar di dunia, antanov 225 Ukraina 1980 dilaporkan akan mendarat di Malaysia (KLIA) Sabtu ini tentang 8 di pagi hari untuk mengisi minyak.

Pesawat tersebut akan singgah di India (KRW) dan Turkmenistan(KRW) sebelum mendarat di Kuala Lumpur (KUL). Destinasi terakhirnya di Australia untuk membawa generator listrik seberat 117 ton di Perth, Australia.

Seperti diketahui, pesawat Antonov 225 ini dilengkapi 6 mesin, 42 roda dan seberat 640 ton.

Info seputar Antonov 225

Namanya pesawat Antonov An-225 Mriya. Dalam bahasa Ukraina Mriya berarti “mimpi” atau “inspirasi“. Pesawat yang mampu terbang dengan membawa beban seberat 250 ton ini dibuat pada tahun 1988 yaitu di era Uni Sovyet dan digadang-gadang sebagai pesawat terbesar di dunia. Antonov An-225 Mriya adalah pesawat kargo (angkut) tapi tujuan awal pembuatannya adalah untuk mengangkut pesawat ulang alik Buran menggantikan Myasishchev VM-T yang merupakan salah satu proyek antariksa Uni Sovyet.

Sebenarnya, pesawat ini akan dibuat dua unit. Namun hanya satu yang selesai dan digunakan (nomor ekor UR-82060 ), sedangkan yang kedua dijadwalkan rampung pada tahun 2008 lalu ditunda. Sampai Agustus 2009, pesawat kedua tidak rampung juga dan pengerjaannya telah ditinggalkan.

Berikut sekilas tentang Antonov Mriya

Fungsi Utama : Pesawat Kargo
Perusahaan : Antonov

Karakteristik umum
Kru: 6
Payload: 250,000 kg
Door dimensions: 440 x 640 cm (14.4 x 21 ft)
Panjang: 84 m
Lebar sayap: 88.4 m
Tinggi: 18.1 m
Luas sayap: 905 m2
Bobot kosong: 285,000 kg
Bobot maksimum lepas landas: 640,000 kg
Mesin: 6× ZMKB Progress D-18 turbofans, 229.5 kN masing-masing
Lari lepas landas: 3.500 m (11,000 kaki) dengan beban maksimum

Kinerja
Laju maksimum: 850 km/h (460 knots, 530 mph)
Laju jelajah: 800 km/h (430 knots, 500 mph)
Jarak jangkau: n/a
Bahan bakar penuh: 15,400 km
Batas tertinggi servis: 11,000 m
Beban sayap: 662.9 kg/m²
Dorongan/berat: 0.234

*Pesawat ini juga pernah mendarat di LANUD Iswahyudi Magetan untuk membawa 4 pesawat Sukhoi pesanan Indonesia dari Russia 2008 lalu.

Namun seiring dengan bubarnya Uni Soviet pada tahun 1991, proyek Buran yang tidak dilanjutkan lagi. Uni Soviet runtuh dan pecah menjadi 18 negara, salah satunya Ukraina, tempat proyek ruang angkasa Buran dilakukan.

Tak ada lagi Soviet, tak ada lagi kejayaan, tak ada lagi pendanaan, “Sang Inspirasi” pun terdiam, sunyi di sebuah hanggar pesawat rongsokan. lebih parah lagi beberapa komponen pesawat dicuri entah siapa pelakunya, si Mriya itupun hampir kehilangan spiritnya.

Setelah tidak beroperasi selama hampir 8 tahun (sejak 1993). Pada tahun 2001, pesawat ini kembali dioperasikan dengan menjadi pengangkut berat yang bernomor penerbangan UR-82060 (yang sebelumnya CCCP-82060) sampai sekarang.

Misi-misi Antonov AN-225 Mriya

Sebuah misi baru untuk pertama kalinya sebagai pesawat kargo dilakukan, terbang dari Stuttgard, Jerman, menuju Thumrait, Oman, pada Januari 2002. Dalam misi pertamanya, tak kurang uang membawa makanan seberat 187,5 ton untuk pasukan militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Sukses menjalankan operasi terbang pertamanya An-225. Antusiasme semua orang mengawali langkah barunya.

*Pesawat ini juga pernah mendarat di Lanud Hang Nadim, Batam untuk kepentingan fuelling/isi bahan bakar pada Des 2011 dan Nov 2012. []

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY