Etnis Tamil Terkapar Di Pantai Lhoknga, Aceh

401

Acehraya.co.id – 35 warga negara Sri Lanka etnis Tamil yang hendak berangkat ke Australia terdampar di Pantai Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Kapal besi yang mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.

img_20160611_212957-1

Pantauan, kapal warna hijau yang mereka tumpangi masih berada sekitar 300 meter dari bibir pantai, Sabtu (11/6/2016). Di dalam kapal terdiri dari anak-anak, wanita dan laki-laki.

Danramil Lhoknga, Mayor Inf Darul Amin mengatakan, berdasarkan pengecekan yang dilakukan pihaknya para penumpang kapal dalam kondisi sehat. Mereka mengaku hendak berangkat ke Australia.

“Pukul 14.30 WIB barusan kita ke kapal mereka dan kita sudah lihat kondisi mereka,” kata Darul Amin di Lhoknga.

Kapal besi tersebut pertama sekali terlihat pagi tadi sekitar pukul 10.00 WIB. Petugas memantau mereka dengan menggunakan teropong. Baru selesai Zuhur tadi pihak TNI, Polisi, SAR dan Panglima Laot merapat ke sana.

“Mereka punya dokumen lengkap. Tapi mesin kapal rusak sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan,” jelasnya.

Hingga kini, kapal tersebut masih dibiarkan sekitar 300 meter dari pantai. Petugas masih menunggu petugas imigrasi untuk tindakan selanjutnya.

Ada Wanita Hamil Dan Anak-anak

Dari informasi yang dihimpun, rombongan kapal berbendera India itu terdiri dari lima anak-anak, 22 orang wanita dan 13 laki-laki. Satu di antara rombongan warga etnis Tamil tersebut dikabarkan sedang hamil. Tim medis kemudian didatangkan ke tengah kapal besi warna hijau untuk memeriksa kesehatan mereka.

35 Warga Etnis Tamil Terdampar di Aceh karena Mesin Kapal Rusak

Tim medis, petugas imigrasi, TNI, Panglima Laot bergerak ke lokasi kapal yang lego janggar sekitar 300 meter dari bibir pantai sekitar pukul 18.00 WIB. Kapal tersebut masih terombang-ambing di sana. Mesin kapal belum diperbaiki.

“Ini kita datang ke sana untuk memeriksa kesehatan mereka dan mengecek dokumen yang mereka bawa,” kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian (Wasdakim) Kota Banda Aceh, Usman kepada wartawan di Lhoknga, Aceh Besar, Aceh, Sabtu (11/6/2016).

Tampak hadir ke lokasi Dandim 0101/BS Letkol (Inf) Mahesa Fitriadi. Di sana, mereka berkoordinasi untuk mengambil tindakan terhadap kapal bendera India yang terdampar sejak pagi tadi. Rombongan TNI dan imigrasi berangkat ke tengah laut menggunakan kapal nelayan.

Komandan Rayon Militer (Danramil) Lhoknga, Mayor Inf Darul Amin, mengatakan, saat mereka mengecek ke kapal kondisi para imigran ini dalam keadaan sehat. Makanan yang ada di kapal juga masih mencukupi.

“Mereka hanya minta kapal mereka diperbaiki. Lain mereka tidak bilang apa-apa. Kondisi mereka baik semua,” kata Danramil.

Belum diketahui tujuan rombongan kapal berbendera India tersebut ke Australia. Pihak imigrasi masih memeriksa dokumen perjalanan dan identitas mereka. []

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY