Puluhan Penyair Dunia Akan Berkumpul di Banda Aceh

643

Acehraya.co.id – Puluhan penyair dari sembilan negara akan bertemu di Kota Banda Aceh pada 15 hingga 18 Juli 2016. Mereka berkumpul di sana sekaligus untuk merekam suasana kedamaian Aceh pascakonflik, situs kebudayaan, jejak tsunami, dan keindahan alam.

Negara yang akan mengutuskan penyairnya di antaranya Republik Iran, Korea Selatan, Meksiko, Jepang, Thailand, Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia selaku tuan rumah.

Rangkaian acara yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh bekerja sama dengan Lapena (Institut Kebudayaan dan Masyarakat) Aceh itu meliputi seminar internasional, peluncuran buku antologi puisi tunggal karya peserta temu penyair, bedah buku, apresiasi dan ekspresi karya, city tour, serta ziarah budaya di Banda Aceh dan Aceh Besar.

Kepala Disbudpar Aceh, Reza Fahlevi mengatakan, Temu Penyair Internasional ini merupakan ajang silaturahmi penyair antarnegara. Hal ini sekaligus sebagai usaha merekonstruksi peradaban di bidang seni budaya, khususnya dunia kepenyairan dalam rangka memberi kontribusi bagi pembangunan peradaban dunia.

“Temu Penyair sembilan negara ini penting dalam usaha membangun semangat sastra bagi penyair Aceh dan nusantara yang sudah pernah hadir dalam menghiasi lembaran peradaban dunia,” ujar Reza dalam keterangan tertulis yang diterima Acehraya.co.id, Senin (13/6/2016).

Koordinator acara, Helmi Hass mengatakan, Temu Penyair sembilan negara yang sudah disiapkan sejak awal April 2016, hampir rampung dalam mengurus keikutsertaan peserta, pemateri, dan pengisi acara.

“Untuk perserta dari luar sudah kami finalkan, kini hanya tinggal mengundang peserta dari Aceh. Karena dananya terbatas, mungkin pesertanya antara 80 sampai 100 orang saja,” pungkas Helmi Hass yang juga Direktur Eksekutif Lepana. []

 

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY