Festival Rapai Internasional Di Aceh

448
Banner Festival Rapai Internasional

Acehraya.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh menggelar Festival Rapai Internasional pada tanggal 26 hingga 30 Agustus 2016. Festival ini merupakan bagian dari upaya pemerintah mempromosikan budaya dan wisata Aceh kepada dunia.

Festival Rapai Internasional akan diluncurkan secara resmi pada 4 Agustus nanti di Kantor Kementerian Pariwisata RI di Jakarta. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi menyebutkan, Aceh memiliki kekayaan alam, pesona budaya, dan keunikan sejarah yang bisa dipromosikan sebagai potensi wisata.

“Kegiatan ini diharapkan mendukung Aceh sebagai salah satu  daerah unggulan tujuan wisata di kawasan paling barat Republik Indonesia,” kata Reza Fahlevi dalam rilis yang diterima Acehraya.co.id.

Festival Rapai akan diisi dengan pementasan rapai, seperti rapai Pase, rapai daboh, rapai geurimpheng, rapai pulot, dan rapai geleng. Selain nuansa Aceh, Festival ini juga akan menampilkan pesona Melayu Tamiang, nandong Simeulue, dan subetnis lainnya di Aceh.

“Peserta dari negara lain yang sudah memastikan hadir berasal dari Tiongkok, Thailand, Malaysia, Jepang, dan Iran,” ujar Reza. “Ada juga dari sejumlah provinsi lain di nusantara.

5 Negara Ikut Meriahkan Festival Rapai Internasional

Kegiatan menarik dan antraktif dari penyelenggaraan even ini adalah kehadiran peserta dari beberapa provinsi di Tanah Air yang memiliki jenis musik yang serupa, seperti dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Makassar (Sulawesi Selatan) dan Surabaya (Jawa Timur).

Tak hanya itu, artis nasional dan internasional juga akan memeriahkan festival bergengsi ini, seperti Daood Debu, Rafli Kande, Gilang Ramadhan, Tompi, Moritza Taher dan Steve Thornton.

Even berskala internasional ini juga menampilkan kontingen dari lima negara seperti Ogawa Daisuke (Jepang), Absolutely Thai (Thailand), Miladomus (China), Jahanara (Iran) dan Fieldflyer (Malaysia). Mereka akan menunjukkan talentanya di Aceh sebagai wakil perkusi dunia.

Sementara itu penampilan dari Aceh akan menampilkan Rapai Pasee (Raja Buwah), Rapai Uroh Duek (Lhokseumawe), Rapai Pulot Grimpheng Bireuen (Baloh Nanggroe), Garapan Seni Kolosal Rapai Aceh, Rapai Dabus (B’Jal), Rapai Hadrah (Cut Nyak Dhien), Rapai Geleng (Bujang Juara).

Kemudian, Komunitas Musik Aceh, Rapai Tuha, Rapai Meseuniya-Bur’am Banda Aceh, Musik Gambus, Aceh Music Performance, Islamic Art Performing, Music Performing (Indonesian Drummer Aceh feat Gilang Ramadhan), Aceh Art Performing, Seni Tutur Aceh, Gendang Melayu, Sanggar Aneuk Nanggroe dan banyak lainnya.

Even ini juga dimeriahkan dengan kegiatan pendukung menarik lainnya, seperti seminar dan music clinic yang dipandu oleh talenta artis nasional dan luar negeri serta talenta lokal, seperti Syamsuddin Djalil, Tgk Usman Kandang dan Irwansyah Harahap.

Joel Pasee Hipnotis Pengunjung

Penyanyi Aceh, Joel Pasee mampu menghipnotis ribuan penonton yang memadati Taman Ratu Safiatuddin pada pembukaan Aceh Rapai Internasional Festival, Jumat (26/08/2016) malam.

Joel Pasee membawakan lagu Aceh berjudul Jabet diiringi tabuhan dari 150 pemain rapai. Pukulan rapai dari Joel menjadi awal dibukanya Aceh Rapai Internasional Festival 2016 di Banda Aceh.Lantunan Joel Pasee menggugah para hadirin yang berhadir untuk bertepuk tangan.

Selain menadapat aplus dari ribuan penonton, kepiawaian Joel Pasee membawa lagu dengan alunan tabuhan rapai bahkan mampu memukau Sekda Aceh, Dermawan yang hadir mewakili Gubernur Aceh. Dermawan, tiba tiba menaiki panggung utama dan berjabat tangan dan memeluk Joel pasee.

Pelukan Derwamawan tersebut, tentu tidak terlepas dari kesuksesan Joel Pasee dalam menghimbur penonton di malam pembukaan tersebut. Kejadian tidak diguga dari Sekda Dermawan ini juga sempat mengundang perhatian para penonton dan tamu undangan lainnya.[]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY