Simak Video Kenduri Maulid Nabi di Desa Beuracan, Pidie Jaya

467

Acehraya.co.id – Gempa berkekuatan 6,4 skala richter yang mengguncang Pidie Jaya 7 Desember lalu menyisakan luka bagi warga di kawasan itu.

Minggu (25/12/2016) suasana duka masih menyelimuti warga korban gempa, meski demikian kecintaan mereka kepada baginda Nabi Muhammad Saw tetap mereka hayati. Salah satunya dengan Kenduri Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Meunasah Rumpun, Beuracan, Pidie Jaya.

Aceh merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam. Dalam banyak tradisi budaya yang berkembang di masyarakat Aceh, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan yang terbesar dan berlangsung lama, yaitu selama tiga bulan.

Khanduri Molod atau Kenduri Maulid pada masyarakat Aceh erat kaitannya dengan peringatan hari kelahiran Pang Ulee (penghulu alam) Nabi Muhammad SAW, utusan Allah SWT yang terakhir dan pembawa serta penyebar ajaran agama Islam. Karena itu kenduri ini sering juga disebut Kanduri Pang Ulee.

Kenduri Maulid oleh masyarakat Aceh dianggap sebagai suatu tradisi. Hal itu didasarkan pada pemahaman bahwa Nabi Muhammad SAW yang telah membawa umat manusia dari alam kebodohan ke alam berilmu pengetahuan. Masyarakat Aceh sebagai penganut agama Islam melaksanakan Kenduri Maulid setiap bulan Rabiul Awal, Rabiul Akhir dan Jumadil Awal.

Menyambut tradisi Kanduri Maulod di Aceh diawali dengan shalawat, zikir dan syair-syair mengagungkan Allah SWT dan mendoakan keselamatan untuk Rasulullah SAW dan keluarganya, beserta sahabat serta untuk seluruh umat Islam. Shalawat, zikir dan syair ini dibawakan para remaja putra maupun putri. Suara-suara itulah yang dirangkum dalam bentuk “Barzanji” yang merupakan salah satu ciri khusus dalam tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW di Aceh.

Acara Kenduri Maulid dilaksanakan di mushola atau masjid. Hidangan yang tersedia memang dibawa para jamaah dari rumah. Biasanya sebelum disantap bersama-sama akan dilaksanakan doa bersama. Setelah itu para jamaah akan makan bersama. Ada salah satu larangan atau pantangan saat Kenduri Maulid, yaitu makanan yang disediakan harus habis atau jika sisa harus dibawa pulang. Sebab sangat pantang menelantarkan kenduri karena ini adalah sedekah.

Hari Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan hari peringatan lahirnya Nabi Muhammad SAW. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara substansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. []

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY