Meliput Pulau Reusam

512
“Welcome to Reusam Island”. Photo: Makmur Dimila
Gugusan pulau kecil selalu menggoda saya saat melintasi Barat Selatan Aceh. Semenjak 2010, pertama kalinya saya lalui rute ini, belum pernah saya ‘jatuh ke pulau terpencil’, tidak seperti saat bermain Let’s Get Rich—Moodo Marble, sebentar-sebentar terdampar ke pojok: ke pulau terpencil.
Kesempatan itu akhirnya datang pada akhir November 2014. Saya ditugaskan meliput objek wisata di Aceh Jaya, kabupaten yang bersisian dengan Samudera Hindia. Kami menginap di Khana Hotel, satu-satunya hotel di Kota Calang yang bangkit setelah dihempas tsunami 2004.
Kota Calang adalah daratan yang menjorok ke Samudera Hindia; ia sekaligus menghasilkan sebuah teluk. Saya dengan jelas mendengar debur ombak dari kamar hotel, pagi hari maupun menjelang terlelap. Dan ketika terbangun esoknya (pada pagi kedua) di ibukota Kabupaten Aceh Jaya itu, kami langsung memikirkan agenda semalam: meliput potensi wisata Pulau Reusam. Heum..
Sebelum bertolak ke TPI Lhok Rigaih untuk menyeberang ke pulau itu, kami berkumpul di Pay Kuphi. Ini cafe ngehits di Calang. Kalau saya ibaratkan dengan Banda Aceh, ia selevel Solong atau Zakir. Tempat beradu gelas kopi orang-orang berpangkat. [Makmur Dimila]

Baca Selengkapnya

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY