Jembatan Lamnyong, Rupamu Kini

514
foto by meulancong.com

Acehraya.co.id – Tahun 2016 bisa dikatakan tahun pembangunan masal di Banda Aceh. Proyek skala besar dilakukan secara bersamaan. Dominan proyek-proyek tersebut juga ditargetkan selesai pada akhir tahun 2017. Tak ayal, kondisi ini menjadikan wajah kota tak bersahabat. (Baca: Kebanyakan Proyek, Banda Aceh jadi tak Nyaman)

Tahun 2017 telah memasuki bulan ketiga, proyek-proyek tersebut masih terus dikerjakan. Tapi banyak di antara kita yang pesimis proyek tidak selesai sesuai jadwal. Layaknya Fly Over Sp. Surabaya dan Underpass Beurawe, yang saat ini belum begitu jelas wujudnya. Hanya pondasi-pondasi gagah, hilir para pekerja, crane menjulang yang mengisyaratkan bahwa proyek ini tetap berjalan.

Lalu, apakah kesemua proyek yang ada belum dapat kita nikmati? Ternyata tidak, Jembatan Lamnyong misalnya. Jembatan yang membelah Krueng Aceh ini telah bisa di nikmati oleh warga terutama mahasiswa. Yaaa… maklum saja, toh di ujung jembatan kita akan menemui 2 Universitas ternama Aceh, UIN Ar-Raniry dan Unsyiah.

Jembatan Lamnyong dulu, macetnya kebangetan Boy! (Sumber : Tribunnews)

Sebenarnya jembatan Lamnyong telah difungsikan Januari lalu, hanya saja peresmian baru dilakukan 12 Februari oleh Gunernur Aceh, Zaini Abdullah. Banyak kalangan mengapresiasi peresmian ini, salah satunya Rektor UIN Ar-Raniry, Bpk. Prof. Farid Wajdi yang menyebutkan jembatan ini sebagai “Jembatan Surga” saat ikut meresmikan jembatan lamnyong.

Saya kagum ketika melitas di kawasan lamnyong menuju Kopelma Darussalam. Kita seakan tidak berada di Banda Aceh, melainkan cuplikan kota besar. Jembatan yang dulunya satu, kini dua. Macet? Telah menjadi kisah lama.

Baca Selengkapnya di meulancong.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY