LOZCA FEST, Antara Musik Indie Dan Hutan Cemara Lhoknga

530
Banner Lozca Fest Oz Radio Aceh

Acehraya.co.id –  Pertama di Aceh, showcase musik di hutan cemara. LOZCA FEST, event perayaan ulangtahun ke-8 OZ Radio Banda Aceh yang diberi tema “Music Meets Wild Life”. Acara yang menghadirkan musisi-musisi Indie paling digandrungi di Indonesia saat ini, akan dilaksanakan pada Minggu, 23 April 2017 di Pantai Cemara, Lhoknga, Aceh Besar.

Public Relations OZ Radio Banda Aceh Reyhan Gufriyansyah mengatakan, LOZCA FEST merupakan forest festival perdana yang diadakan di Aceh, sehingga dapat memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung, terutama penikmat musik.

“LOZCA FEST merupakan mix antara musik dan alam. Selain menghadirkan musisi Indie dari Aceh dan Nasional, kita juga ingin meningkatkan potensi wisata alam hutan cemara yang berada di kawasan Lhoknga, Aceh Besar,” ujar Reyhan kepada Acehraya.co.id di kantor OZ Radio Banda Aceh di Komplek Perkantoran Townsquare no 10, Lampineung.

Acara yang didukung oleh SOUNDSATIONS ini akan menghadirkan musisi indie terbaik tanah air dari berbagai genre, seperti Shadow Play, Kelompok Penerbang Roket, Dipha Barus dan Elephant Kind. Selain itu juga ada musisi-musisi lokal berbakat yang akan menghibur pengunjung, seperti Sway, My Chicken Robot, Rabbit Has The Miracle, Threemor dan Killa The Phia.

Reyhan Gufriyansyah, Public relations OZ Radio Banda Aceh (Dokumentasi Pribadi)

“Ada begitu banyak musisi indie berkualitas di Aceh yang sudah menghasilkan lagu-lagu yang mungkin nggak banyak kita tahu. Dan ini (LOZCA FEST) bentuk apresiasi kepada musisi indie lokal, bahwa mereka layak disejajarkan dengan musisi-musisi indie nasional,” kata Reyhan.

Semakin indie selera musik kamu, maka semakin keren kamu.

Reyhan juga menjelaskan, bahwa kata “indie” dalam Bahasa Indonesia merupakan serapan dari kata “independent” dalam Bahasa Inggris. “Banyak orang yang menganggap bahwa indie merupakan salah satu aliran musik. Sesungguhnya, indie merupakan sebuah gerakan musik,” ujarnya.

Para musisi indie umumnya, lanjut Reyhan, memiliki idealisme yang tertuang dalam lagu-lagu mereka. Mereka dapat berkreasi sesuai keinginan tanpa perlu ragu akan kontrol dari label-label rekaman besar, baik dari apa yang ingin dikenakan di atas panggung maupun tema lagu yang cinta melulu.

“Musisi indie harus menciptakan “kolam” mereka sendiri. Beberapa musisi indie bahkan membuat label rekaman baru untuk menggarap, berpromosi dan mendistribusikan karya-karya mereka,” kata Reyhan.

Pemilihan lokasi hutan cemara untuk event LOZCA FEST, bukan tanpa alasan. Menurut Reyhan selaku panitia, hutan cemara yang berada di kawasan Pantai Pulo Kapuk, Kec. Lhoknga, Aceh Besar, merupakan salah satu destinasi wisata baru yang sangat berpotensi kedepannya selain pantai dan lautnya.

“Kawasan hutan cemara ini memang kerap dijadikan sebagai tempat wisata anak muda. Tak heran jika kawasan ini sangat dikenal di sosial media seperti Instagram. Apalagi ditempat ini sudah pernah digunakan untuk Camping Hammock tahun lalu,” jelas Reyhan.

CAMPING 100 HAMMOCK (Instagram @aflanadya)

“Antara alam, musik, kehidupan, dan manusia adalah sebuah jalinan panjang yang tiada berbatas.”

Deretan perpohonan cemara yang menjulang tinggi dengan hembusan angin laut, memang menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang berkunjung ke kawasan hutan cemara ini. Oleh karena itu, LOZCA FEST bukan hanya menyapa para penikmat musik namun juga ditujukan untuk pengembangan tempat wisata, konservasi dan perekonomian masyarakat setempat.

“Bagi pengunjung yang ingin menikmati penampilan musisi idolanya dengan berhammock ria, panitia LOZCA FEST juga menyediakan tempat. Silahkan bawa hammock sendiri, karena kita menyediakannya. Kan asik tuh, dengerin musik indie sambil tiduran di hammock,” ujar Reyhan kepada Acehraya.co.id.

Selain menikmati musik, kata Reyhan, festival ini juga akan diisi oleh pop-up store dari brand-brand lokal, art installation, games-games seru, special perform oleh Dhapu Project dan masih banyak lagi.

“Sambil menunggu artis favorit tampil di atas panggung, pengunjung juga akan dimanjakan dengan arena-arena menarik di sekitar festival, seperti eat & hits (area food truck dan minuman), style or die (area berbagai distro lokal & handycraft), Merch-on (booth merchandise dari band-band pengisi acara), Lozca Land (area games seru yang bisa diikuti pengunjung), Art Instalation oleh Akar Imaji, intense stage dan booth kreatifitas dari komunitas Go A Head People Banda Aceh,” ujar Reyhan.

Untuk datang ke acara keren ini, silahkan langsung ke lokasi acara LOZCA FEST di Kawasan hutan cemara Lhoknga dan pengunjung cukup membeli Lozca Kit sebagai tanda masuk seharga Rp 80.000,-.

“Saat ini beberapa tiket di KIT BOX yang tersebar di beberapa tempat sudah mau sold out. Jadi kalau memang mau membeli LOZCA KIT, silahkan datang yang cepat besok (Minggu). Karena untuk on the spot tiketnya sangat terbatas,” ungkap Reyhan.

Musik Indie dan alam bebas adalah kombinasi yang sempurna. Harmoni yang dihadirkan keduanya membuat indie jadi lebih membumi. [af]

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY